src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Wisuda STIE Tenggarong ke IX di hotel Grand Elty Tenggarong.(Sumber : Ist/STIE Tenggarong)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Perjalanan panjang menempuh bangku kuliah selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil manis bagi puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tenggarong. Sabtu, 25 Juli 2026, gedung Hotel Grand Elty Tenggarong dipenuhi suasana haru dan perasaan bangga para wisudawan dan orang tua saat prosesi wisuda IX digelar.
Di balik toga dan senyum lebar para wisudawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kutai Kartanegara, Heriansyah menyampaikan bahwa gelar sarjana yang berhasil diraih bukan semata hasil kerja keras pribadi, melainkan juga buah dari doa yang tak pernah putus dari kedua orang tua. “Berbahagia atas capaian gelar diraih, saya apresiasi kepada kedua orang tua yang mendoakan anaknya sampai lulus meraih gelar Sarjana di STIE,” ucap Heriansyah.
Dalam kesempatan itu, sebanyak 66 mahasiswa resmi dikukuhkan menyandang gelar Sarjana Manajemen. Yang membanggakan, tidak sedikit dari mereka yang berhasil menuntaskan studi dengan predikat sangat baik, bahkan sangat memuaskan.
Kepada seluruh wisudawan, Heriansyah berpesan agar ilmu yang telah dipelajari selama di bangku perkuliahan tidak berhenti sebagai selembar ijazah semata, melainkan benar-benar diterapkan dan dikembangkan di tengah masyarakat. “Semoga berdampak untuk keluarga, bangsa, agama dan masyarakat. Kembangkan ilmu yang sudah didapat,” harapnya.
Heriansyah juga mendorong para lulusan baru ini untuk berani mengambil langkah lebih jauh, yakni menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain, bukan sekadar mencari pekerjaan. Menurutnya, semangat kreativitas dan kerja keras menjadi modal utama yang harus dimiliki generasi muda saat ini.
Ia mengingatkan bahwa Kutai Kartanegara sebagai daerah yang terus berkembang sangat membutuhkan kontribusi nyata dari tenaga dan pemikiran anak-anak muda.
Ketua Yayasan Ketopong yang menaungi STIE Tenggarong, Awang Yakoub Lutman, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka. Menurutnya, gelar Sarjana Manajemen yang berhasil diraih bukanlah perkara mudah.
Awang menekankan bahwa proses meraih gelar sarjana membutuhkan waktu kurang lebih lima tahun. Kerja keras, kesabaran, sekaligus keikhlasan dalam menjalani setiap tahapan perkuliahan hingga akhirnya tiba pada hari wisuda. “Ilmu yang sudah didapat, pergunakan untuk kebaikan. Apa yang kita buat, bisa memberikan manfaat yang sangat luas,” pungkasnya. (Andri)