src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Jelang Salat Istisqa, Pemkot Samarinda Beri Santunan untuk Anak Yatim Piatu

Jelang Salat Istisqa, Pemkot Samarinda Beri Santunan untuk Anak Yatim Piatu

waktu baca 3 menit
Kamis, 10 Sep 2026 19:59 20 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menggelar penyerahan santunan kepada anak yatim piatu di Musholla Ar Raudah, Balai Kota Samarinda, Kamis, 10 September 2026 sore. Kegiatan ini digelar sebagai rangkaian menjelang pelaksanaan shalat istisqa yang akan berlangsung keesokan harinya, sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda Samarinda.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menjelaskan, dalam sejumlah riwayat yang diajarkan, tata cara melaksanakan salat istisqa didahului dengan memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah, serta dianjurkan untuk berpuasa atau bersedekah sebelum pelaksanaannya. Santunan kepada anak yatim piatu ini pun menjadi salah satu bentuk sedekah yang dilakukan Pemkot Samarinda sebagai bagian dari rangkaian tersebut.

“Sebagian riwayat yang diajarkan tata cara dalam melaksanakan salat istisqa, didahului dengan sebelum kita ke lapangan salat istisqa, didahului dengan banyak-banyak minta ampun, istighfar kepada Allah, lalu kemudian berpuasa atau bersedekah. Kita ikuti tata caranya sampai besok, insyaAllah pagi kami di lingkungan Balai Kota, tapi masyarakat umum juga boleh ikut melaksanakan salat istisqa di halaman parkir Balai Kota,” ujar Andi Harun saat diwawancarai.

Shalat istisqa sendiri dijadwalkan digelar Jumat, 11 September 2026 pagi pukul 07.30 WITA di halaman parkir Balai Kota Samarinda dan terbuka bagi masyarakat umum yang ingin turut serta. Pelaksanaan shalat ini, lanjut dia, menjadi ikhtiar spiritual yang melengkapi berbagai upaya teknis yang selama ini telah dilakukan Pemkot Samarinda dalam menghadapi dampak kemarau, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Berbagai upaya penanganan sudah dijalankan, mulai dari patroli untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan semak kering, koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga penggunaan helikopter untuk operasi water bombing. Namun menurut Andi Harun, seluruh upaya tersebut belum cukup tanpa disertai ikhtiar untuk memohon hujan.

“Mungkin ini juga teguran, ini juga peringatan buat kita. Kita boleh merencanakan apapun, kita boleh membuat program apapun, tapi memang akhirnya air yang dari langitlah yang kita paling tunggu untuk menyelesaikan semua masalah-masalah kekeringan dan kemarau panjang ini,” tutur dia.

Dalam kegiatan santunan tersebut, anak-anak yatim piatu yang hadir merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan di Kota Samarinda. Disebutnya, para camat turut hadir mendampingi anak-anak dari wilayahnya masing-masing dalam acara tersebut.

“Dari anak yatim, dari seluruh kecamatan, mewakili seluruh kecamatan. Makanya camatnya semua hadir, sebagai upaya kita bersedekah. Jadi ini satu rangkaian dengan shalat istisqa yang kita lakukan besok,” ujarnya.

Andi Harun berharap, melalui rangkaian istighfar dan sedekah yang dilakukan menjelang pelaksanaan shalat istisqa, Samarinda segera diberi hujan yang membawa keberkahan bagi warganya. “Mudah-mudahan setelah itu, atau bahkan setelah acara ini, Allah kabulkan hajat-hajat kita, Allah kabulkan doa-doa kita, dan Samarinda segera diturunkan hujan yang berkah,” harap Andi Harun. (Retno)

LAINNYA
x