src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Awang Faroek sedang dirawat di rumah sakit. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Jumat pagi, 16 Juli 2021 beredar foto Gubernur Kaltim periode 2008-2013, Awang Faroek Ishak dengan kondisi terbaring lemah di bed rumah sakit dengan bantuan alat pernapasan. Tampak ditemani seorang kerabatnya.
Dalam foto tersebut, mantan Gubernur Kaltim ini ditutupi selimut berwarna biru. Tampak pula berderet bed pasien lain di dalam ruangan yang sama.
Bersamaan dengan foto tersebut, juga diselipkan caption berisi :
“Mohon doanya, bapak Awang Faroek Ishak sedang dirawat di IGD RSPAD sambil menunggu tersedianya di Pav. Kartika Candra siang ini. Beliau terkonfirmasi positif COVID. Demikian, terima kasih,”.
Headlinekaltim.co mengkonfirmasikan kebenaran foto dan kabar yang beredar tersebut langsung kepada seorang anak Awang Faroek Ishak, yakni Dayang Donna Faroek melalui pesan WhatsApp, Jumat siang 16 Juli 2021.
“Mohon DOA ya” tulisnya, singkat.
Informasi lain diterima media ini dari salah satu kader partai Nasdem yang namanya enggan di-publish, juga membenarkan kabar tersebut.
“Kabar begitu, sejak tadi pagi ada di grup. Mohon doanya,” ucapnya.
Kabar ini juga dibenarkan oleh Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim HM Syafranuddin. Dihubungi headlinekaltim.co, Jumat 17 Juli 2021, dia mengatakan, mantan Gubernur AFI tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Namun demikian, Syafruddin mengaku belum mengetahui penyebab mengapa AFI kembali dilarikan ke rumah sakit.
“Benar. Saya terima kabar Jumat pagi. Bahwa bapak Awang Faroek Ishak saat ini dirawat kembali di RS Gatot Subroto Jakarta. Namun sakit apa beliau, belum diketahui, karena masih dalam pemeriksaan dokter,” katanya.
Dikatakannya, saat ini pihak keluarga terus mendampingi Gubernur Kaltim dua periode tersebut. Dirinya meminta kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan AFI agar segera pulih kembali.
“Dimohon doanya, semoga beliau segera sehat dan bisa melaksanakan aktivitas sebagai anggota DPR RI,” pesannya.
Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal
Disclaimer: Tulisan ini sudah mengalami pembaruan dan penambahan keterangan narasumber.