src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Hari ini, Kamis 8 Juli 2021, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru di Kaltim nyaris menembus angka 1. 1000 yakni 979 kasus.
Sementara, pasien meninggal sebanyak 26 kasus dalam waktu sehari. Peningkatan tajam juga terjadi pada pasien yang dirawat, yakni bertambah 717 kasus. Sedangkan kasus sembuh berkurang yang hanya mencapai 236 kasus.
Berdasarkan data harian infografis COVID-19 yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim mencatat, 9 kabupaten/kota zona merah dan hanya kabupaten Mahakam Ulu yang masih berstatus zona kuning.
Daerah terbanyak sebagai penyumbang kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru masih berada di Balikpapan, yakni sebanyak 262 kasus. Disusul kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 215 kasus, Samarinda sebanyak 148 kasus, Kutai Timur 100 kasus, Bontang dan Berau masing-masing 89 kasus, Kutai Barat 42 kasus, Panajam Paser Utara 24 kasus dan Paser 10 kasus.
Sedangkan kasus meninggal untuk hari ini, terbanyak juga masih berada di Balikpapan yakni sebanyak 10 kasus, Samarinda 4 kasus, Kutai Kartanegara 3 kasus, Kutai Timur, Paser Panajam Utara dan Bontang masing-masing 2 kasus, Berau, Kutai Barat dan Paser masing-masing 1 kasus.
Di Samarinda sendiri kasus kematian akibat COVID-19 masih terus terjadi. Terdapat perbedaan data jumlah yang meninggal dari yang tercatat di Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dengan BPBD kota Samarinda.
Pada data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim mencatat sebanyak 4 kasus meninggal hari ini. Sementara dari BPBD Samarinda mencatat 8 jenazah dikuburkan secara protokol kesehatan di lokasi pemakaman khusus COVID Serayu pada hari ini.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Samarinda Ifran mengatakan, hari ini pihaknya telah menguburkan 8 jenazah dengan protokol COVID-19 di pemakaman Serayu.
“Hari ini tanggal 8 Juli 2021, terjadi lagi pemakaman 8 jenazah secara protokol COVID-19. 1 jenazah dari RSIA Moeis, 1 jenazah dari RS Hermina dan 6 jenazah dari AWS. Total 6 jenazah positif COVID-19 dan 2 jenazah berstatus probable COVID-19. 5 orang berjenis kelamin perempuan dan 3 orang laki-laki,” ucapnya.
“Dihitung mulai kemarin, Rabu, ada 4 jenazah dan hari ini 8 jenazah, total 12 jenazah yang dimakamkan secara COVID-19 di Serayu. Total jenazah yang sudah dimakamkan sebanyak 628 orang,” sambungnya.
Dirinya pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan menerapkan protokol kesehatan. Terlebih dalam beberapa hari terakhir ini, Samarinda mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang cukup fantastis.
“Ini sangat meningkat tajam wabah COVID-19 di Samarinda, ditambah mereka yang terkonfirmasi di rumah sakit. Mari kita menjaga diri, menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” pesannya.
Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal