src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kebun Kakao Ludes, 50 KK Korban Karhutla di Kampung Merasa Dapat Bantuan

Kebun Kakao Ludes, 50 KK Korban Karhutla di Kampung Merasa Dapat Bantuan

waktu baca 2 menit
Kamis, 10 Sep 2026 15:05 25 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau tidak hanya meninggalkan persoalan asap dan kerusakan lingkungan. Dampak kebakaran ini membuat aset produktif milik warga khususnya di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay hilang. Padahal, aset tersebut menjadi tumpuan ekonomi keluarga atau sumber penghasilan mereka. Kondisi itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau.

Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan, penanganan dampak karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Pemulihan kehidupan masyarakat yang kehilangan aset produktif juga perlu menjadi perhatian. Hal tersebut disampaikannya saat menyaksikan penyaluran bantuan senilai Rp500 juta kepada 50 kepala keluarga (KK) terdampak karhutla di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay pada Rabu, 9 September 2026. “Dampak karhutla ini bukan hanya asap dan lingkungan yang rusak, tetapi ada masyarakat yang kehilangan sumber penghasilannya,” bebernya.

Ia mencontohkan, sejumlah warga di Kampung Merasa mengalami kerugian pada tanaman perkebunan yang menjadi aset produktif keluarga, salah satunya tanaman kakao. Ketika tanaman rusak atau terbakar, dampaknya tidak berhenti pada kerusakan lahan, tetapi turut menghilangkan pendapatan yang seharusnya diterima petani. Oleh karena itu, Gamalis menilai bantuan yang diterima warga dapat menjadi bagian dari proses pemulihan, sekaligus membantu masyarakat kembali membangun sumber penghidupan mereka. “Kita berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan membantu mereka kembali produktif,” katanya.

Bantuan tersebut merupakan dukungan yang diinisiasi Raffi Ahmad bersama sejumlah host dalam rangka peringatan ulang tahun SCTV. Bantuan menyasar masyarakat yang terdampak langsung karhutla, khususnya para petani yang mengalami kerugian. Gamalis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak. Menurutnya, kolaborasi seperti ini penting karena pemulihan pascakarhutla membutuhkan dukungan bersama.

Ia juga menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperhatikan kondisi masyarakat yang terdampak karhutla, terutama mereka yang kehilangan aset yang berkaitan langsung dengan keberlangsungan ekonomi keluarga. “Yang paling penting masyarakat bisa kembali bangkit dan melanjutkan aktivitasnya. Jangan sampai dampak karhutla membuat kehidupan ekonomi mereka semakin berat,” pungkasnya. (Riska)

LAINNYA
x