src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemkab Berau Restorasi Naskah Kuno Kesultanan Gunung Tabur

Pemkab Berau Restorasi Naskah Kuno Kesultanan Gunung Tabur

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jun 2023 15:37 377 Muhammad Yamin

banner pemkab Berau

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Guna menyelamatkan aset naskah kuno yang ada di Berau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau berupaya merestorasi naskah kuno milik Kesultanan Gunung Tabur.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau, Yudha Budi Santoso menyampaikan, untuk saat ini naskah kuno berbentuk piringan bundar atau compact disk (CD) yang disimpan di Perpustakaan Daerah.

“Kita berharap generasi milenial mengetahui duplikat sejarah yang dialihkan ke digital,” jelasnya.

Dikatakan, hal tersebut juga bertujuan untuk disebarluaskan sebagai literasi sejarah bagi generasi kedepan. Dirinya mengakui banyaknya naskah kuno yang rusak lantaran tidak terawat sesuai dengan standar yang ada.

“Naskah kuno semakin lama semakin rusak dan rapuh. Banyak yang robek dan bahkan dimakan rayap,” tuturnya

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltim, Muhammad Syafranuddin menyampaikan, hal ini merupakan upaya penyelamatan aset naskah kuno yang ada di Kalimantan Timur.

“Naskah ini penting, karena ada seorang ahli mengatakan ada tiga hal untuk memusnahkan suatu bangsa. Salah satunya menjauhkan generasi dari sejarahnya. Kalau sejarah kita diputus dengan tidak ada bukti, maka generasi selanjutnya tidak akan mengetahui sejarahnya,” ucapnya.

Pihaknya memprogramkan penyelamatan terhadap naskah naskah kuno di Kalimantan Timur agar generasi kedepannya dapat mengetahui sejarah yang ada di daerah termasuk menyelamatkan cagar budaya.

“Naskah kuno di gunung tabur merupakan salah satu inventaris dan akan dialihmediakan,” tuturnya.

Disampaikan, restorasi naskah kuno ini sebagai langkah penyelamatan, karena ada kemungkinan kalau naskah kuno tersebut hilang atau terbakar. Dalam merestorasi naskah kuno, pihaknya juga melakukan kolabaorasi dengan Arsip Nasional RI.

“karena itu menjadi pondasi sejarah yang penting. Manfaatnya menjadi koleksi literasi kita,” pungkasnya.

Penulis: Riska.

LAINNYA
x