src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Gudang Rongsokan di Damanhuri Terbakar, Satu Truk Ikut Ludes Dilahap Api

Gudang Rongsokan di Damanhuri Terbakar, Satu Truk Ikut Ludes Dilahap Api

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Agu 2026 21:29 22 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Satu unit truk tak sempat diselamatkan saat kebakaran melanda gudang usaha penumpukan barang bekas di Jalan Damanhuri, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Jumat 28 Agustus 2026, sekitar pukul 18.30 WITA. Truk tersebut ikut terbakar setelah api melanda area gudang yang berisi tumpukan besi tua, kardus dan plastik.

Pemilik gudang, Lasman mengatakan kebakaran terjadi ketika dirinya bersama pekerja meninggalkan lokasi untuk melaksanakan salat Magrib. Sebelumnya, aktivitas di gudang masih berjalan seperti biasa. “Pas kejadian tidak ada orang, pas salat Magrib itu,” kata Lasman.

Saat berada di luar gudang, Lasman mendapat telepon dari pemilik warung di sekitar lokasi yang memberitahukan adanya kebakaran. Ia kemudian mendapat informasi bahwa api pertama kali terlihat dari bagian belakang gudang. “Ditelepon sama warung, bilang kebakaran, dari belakang bilangnya,” ujarnya.

Gudang tersebut, kata Lasman, digunakan untuk menampung barang bekas berupa besi tua, kardus hingga plastik. Aktivitas pemotongan besi biasanya dilakukan di bagian belakang, kemudian material yang telah selesai diproses dipindahkan ke bagian depan.

Namun, saat kebakaran terjadi, tidak ada aktivitas maupun orang yang berada di dalam gudang. Api kemudian membakar tumpukan barang bekas dan menjalar hingga mengenai satu unit truk. “Yang terbakar itu rongsokan, besi tua, kardus, plastik. Truk satu tidak bisa diselamatkan, sudah kebakar duluan,” tutur Lasman.

Danpos 7 Disdamkarmat Kota Samarinda, Dwi Purwanto mengatakan area yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas 20 x 30 meter. Selain membakar tumpukan barang bekas, api juga menghanguskan satu unit truk yang berada di lokasi.

Disdamkarmat Samarinda mengerahkan tiga unit truk tangki untuk melakukan pemadaman. Petugas juga mendapat bantuan dari relawan pemadam kebakaran, sehingga total tujuh tangki dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Dikatakan Dwi, proses pemadaman menghadapi kendala karena sumber air di sekitar lokasi terbatas. Petugas pun mengandalkan pasokan air dari kendaraan tangki untuk memadamkan api. “Untuk kendala, titik air minim, jadi kita menggunakan truk tangki,” sebut dia.

Terkait penyebab kebakaran, petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan titik awal munculnya api. Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik. “Untuk titik api belum diketahui. Dugaan sementara arus pendek listrik,” demikian Dwi Purwanto. (Retno)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x