src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dalam bidang menjahit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengadakan pelatihan menjahit kepada 40 orang.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Berau, Maulidiyah menyampaikan, terselenggaranya kegiatan tersebut untuk meningkatkan keterampilan SDM terkait dengan keahlian menjahit.
“Pelatihan ini akan diselenggarakan selama 10 hari secara bertahap,” jelasnya pada Kamis, 15 Juni 2023.
Untuk tahap pertama pelatihan menjahit diadakan selama 5 hari diikuti 20 orang. Kemudian, tahap kedua juga selama 5 hari dengan jumlah peserta 20 orang. Pelatihan diikuti peserta berasal dari Kecamatan Tanjung Redeb dan Teluk Bayur.
“Harapan kami, ajang ini menjadi percepatan peningkatan kesejahteraan bagi kaum perempuan di Kabupaten Berau yang juga akan memberikan modal keahlian menjahit,” bebernya.
Disampaikan Maulidiyah, keterampilan menjahit ini dapat menambah kreativitas para peserta yang diharapkan akan semakin menarik dari segi tampilan dan kualitas karya penjahit.
“Usahakan untuk serius dalam belajar dan mempraktekkannya karena ini menjadi modal untuk mengembangkan usaha dalam meningkatkan kemandirian masyarakat,” tuturnya.
Pemkab Berau terus berupaya untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dari seluruh kampung yang ada. Hal ini sesuai visi misi Pemerintah yaitu peningkatan SDM, ekonomi kreatif serta kreativitas di bidang UMKM.
“Diskoperindag ini sudah keliling ke seluruh kecamatan untuk memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat Kabupaten Berau,” ujarnya.
Untuk itu, dirinya terus mendorong dinas terkait melakukan pembinaan dan pelatihan. “Sehingganya sektor ekonomi kreatif kelak akan mampu menjadi sektor unggulan dalam menciptakan sistem perekonomian masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja dalam usaha menjahit,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita berharap pelatihan menjahit dapat membuka lapangan kerja dan mampu membangkitkan perekonomian masyarakat.
“Harapan kami, hal ini dapat membuka usaha baru dan peningkatan perekonomian,” tuturnya.
Pelatihan menjahit dikhususkan untuk pemberdayaan perempuan sejalan visi pemerintah untuk peningkatan SDM yang handal.
“Kegiatan menjahit ini kita lakukan secara bertahap dalam dua pelaksanaan yang dimulai pada 15-19 Juni untuk tahap pertama dan untuk tahap kedua dilaksanakan 23-27 Juni,” jelasnya
Pihaknya juga melakukan kerjasama dengan SMKN 1 Tanjung Redeb yang telah berkenan untuk menggunakan fasilitas maupun peralatannya dalam pelaksanaan kegaitan ini.
“Saat ini kami belum memiliki sarana khususnya peralatan mesin jahit, sehingga kami berupaya melakukan kerjasama dengan SMKN 1 Tanjung Redeb. Setelah pelatihan ini ada kelas terampil yang lebih meningkat lagi dan sifatnya spesifik. Hal ini bisa dikembangkan menjadi penopang keberhasilan keluarga untuk meningkatkan perekonomian Berau,” pungkasnya. (Adv)
Penulis: Riska