src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mendorong Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) untuk terus menyesuaikan pengembangan program studi (prodi) dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan mencetak lulusan, tetapi juga perlu membaca arah perkembangan daerah dan menyiapkan tenaga terampil yang sesuai dengan kebutuhan sektor-sektor potensial. Salah satu yang dinilainya perlu mendapat perhatian adalah sektor pariwisata.
Berau memiliki potensi wisata yang besar, namun pengelolaannya membutuhkan sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi yang mampu mengembangkan destinasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat. “Dengan melihat keadaan dan kebutuhan di Kabupaten Berau, terutama sektor pariwisata, saya rasa kita perlu menambah program studi pariwisata,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan prodi pariwisata akan memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kata dia, pariwisata tidak berdiri sendiri. Ketika kunjungan wisatawan berkembang, berbagai sektor pendukung seperti kuliner, kerajinan, produk lokal hingga jasa kreatif juga ikut memiliki peluang untuk tumbuh.
“Karena itu juga membutuhkan ilmu dalam mengembangkan pariwisata yang tentu akan berbanding lurus dengan ekonomi kreatif dan UMKM,” jelasnya.
Sri berharap UMB dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan Berau melalui pendidikan yang selaras dengan kebutuhan daerah. Pengembangan prodi yang berbasis potensi lokal, menurutnya, dapat menjadi salah satu cara memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang relevan.
“Selain itu membuka lebih banyak peluang bagi putra-putri daerah untuk berkontribusi di sektor unggulan Berau,” pungkasnya. (Riska)