src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ratusan Calon Jemaah Haji Berau Ikuti Bimbingan Manasik Haji Nasional. (Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Ratusan calon jemaah haji mengikuti Manasik Haji Nasional secara daring pada Rabu, 11 Februari 2026 di Kantor Kemenag Berau. Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Berau memastikan sebanyak 212 calon jemaah haji termasuk Petugas Haji Daerah (PHD) siap diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
Kasubag Tata Usaha Kemenhaj Berau, Hindun Nahdiani, menyampaikan jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding tahun lalu yang hanya sekitar 151 orang, seiring adanya penambahan kuota secara nasional.
Saat ini, seluruh tahapan persiapan terus dimatangkan, mulai dari manasik hingga kesiapan keberangkatan. “Alhamdulillah, tahun ini ada peningkatan kuota sehingga jemaah di Berau juga bertambah menjadi 212 orang,” ujarnya.
Dalam satu kloter terdapat PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) yang terdiri dari satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah, serta dua tenaga kesehatan, Sementara untuk Petugas Haji Daerah (PHD), Berau mendapat satu orang perwakilan.
Berau tergabung dalam kloter Embarkasi Balikpapan dengan total jemaah satu kloter mencapai sekitar 356 orang. Jemaah termuda di Berau tercatat berusia 24 tahun, sedangkan yang tertua berusia 81 tahun. Terdapat empat jemaah lanjut usia (lansia).
Menurutnya, keempat lansia tersebut telah dinyatakan sehat serta layak berangkat setelah melalui pemeriksaan kesehatan. “Tidak ada yang menggunakan kursi roda. Dua orang lansia ada pendamping pribadi, sementara yang lain masih mampu mandiri,” jelasnya.
Untuk jadwal keberangkatan, calon jemaah haji Berau direncanakan berangkat dari Berau menuju Balikpapan pada 15 Mei 2026. Diperkirakan dilakukan dalam dua kali penerbangan, menyesuaikan kapasitas pesawat. Kemudian, pada 16 Mei 2026 berangkat dari Embarkasi Balikpapan ke Jeddah.
“Kepulangan jemaah dijadwalkan tiba kembali di Indonesia pada 27 Juni 2026 melalui Embarkasi Balikpapan,” tuturnya.
Hindun mengatakan, seluruh jemaah telah mengikuti manasik haji tingkat kecamatan yang dilaksanakan dalam dua zona, yakni zona Tanjung Redeb dan zona Sambaliung yang mencakup 12 kecamatan lainnya. Manasik Haji Kabupaten direncanakan pada 16 Februari 2026.
“Para jemaah juga akan menerima vaksin meningitis yang pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan,” beber dia.
Hindun menyebut, hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam persiapan. Seluruh dokumen dan administrasi jemaah telah dinyatakan lengkap. Ia mengingatkan para calon jemaah haji untuk menjaga kondisi fisik dan mental menjelang keberangkatan, serta memperdalam pemahaman manasik agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
“Hal yang paling penting adalah menjaga kesehatan, siapkan fisik dan mental. Manasiknya dipelajari betul-betul dan semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (Riska)