src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sumadi Ingatkan Warga Berau Jadi Penerima Manfaat yang Ramah

Sumadi Ingatkan Warga Berau Jadi Penerima Manfaat yang Ramah

2 minutes reading
Tuesday, 17 Mar 2026 13:07 67 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengingatkan masyarakat di Bumi Batiwakkal agar menjadi penerima manfaat yang ramah terhadap berbagai program pembangunan yang masuk ke kampung, baik yang berasal dari pemerintah maupun perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Hal tersebut disampaikan Sumadi di hadapan masyarakat dan aparatur kampung saat Musrenbang Kecamatan Gunung Tabur. Ia menilai sikap masyarakat sangat penting agar program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal.

“Marilah kita semua menjadi penerima manfaat yang ramah,” tuturnya.

Menurutnya, setiap bantuan yang masuk ke kampung baik melalui usulan masyarakat, pokok pikiran (pokir) anggota dewan, maupun CSR perusahaan seharusnya disambut dengan sikap terbuka dan positif. “Kalau ada perusahaan membantu, kita terima dengan ramah. Kalau ada anggota dewan yang memasukkan pokirnya ke kampung atau RT, juga kita terima dengan baik,” ujarnya.

Politikus PKS ini mengatakan, dirinya pernah mengalami kejadian ketika warga mengusulkan pembangunan infrastruktur di suatu wilayah. Usulan tersebut akhirnya berhasil dimasukkan ke dalam program kegiatan pemerintah, termasuk untuk pengaspalan jalan. Namun, setelah pekerjaan berjalan, masih ada warga yang datang menanyakan kembali terkait uang kepada dirinya.

“Saya pernah mengalami di Tanjung. Ada warga yang mengusulkan, lalu saya masukkan terkait pengaspalan dan sebagainya. Begitu dikerjakan, masih ada yang datang ke rumah bertanya ‘Pak, tidak ada uangnya kah?’ Padahal usulan itu sudah masuk melalui kegiatan resmi,” jelasnya.

Sumadi menegaskan bahwa anggaran pembangunan yang diusulkan melalui jalur resmi sudah memiliki mekanisme tersendiri, sehingga tidak seharusnya masih ada permintaan lain di luar itu. Untuk itu, ia berharap masyarakat dapat memahami proses pembangunan serta bersikap bijak sebagai penerima manfaat.

Selain itu, dirinya juga menyinggung peran perusahaan yang diharapkan semakin aktif menyalurkan program CSR ke kampung-kampung, sebagaimana arahan pemerintah daerah. “Bupati sudah menginstruksikan agar CSR perusahaan bisa masuk ke kampung-kampung. Tapi kita sebagai penerima manfaat juga harus bersikap ramah,” ucapnya.

Kata dia, jangan sampai bantuan yang diberikan oleh perusahaan justru direspons dengan permintaan tambahan yang tidak semestinya. “Jangan sampai hal seperti itu terjadi,” tegasnya. (Adv55/Riska)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x