src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita. (Foto: Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Berau masih berada pada tahap pembangunan infrastruktur. Meski demikian, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, optimistis koperasi tersebut dapat berkembang apabila dikelola secara profesional.
Menurutnya, konsep pembentukan Kopdes Merah Putih dinilai sangat baik karena dirancang untuk memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa. Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kemampuan pengurus dan manajemen koperasi dalam menjalankan usaha.
“Konsep awal pendirian Kopdes ini sangat bagus. Kalau dijalankan sesuai konsepnya, tentu bisa membantu masyarakat di sekitarnya. Tetapi karena ini masih program baru, keberhasilannya sangat ditentukan oleh siapa yang menjalankannya,” jelasnya.
Ia menegaskan, pengurus dan manajer koperasi harus dibekali kemampuan pengelolaan usaha agar operasional koperasi dapat berjalan secara optimal. “Kalau manajemennya berjalan dengan baik, pengurusnya juga bekerja maksimal, insyaallah koperasi ini bisa berkembang. Kami tetap optimistis,” katanya.
Terkait peluang Kopdes bersaing dengan jaringan ritel modern, ia menegaskan seluruh kebijakan pemerintah daerah akan mengacu pada regulasi yang berlaku.“Kami di pemerintah kabupaten tentu berpatokan pada regulasi. Kalau nanti ada kebijakan terkait itu, kami akan melihat terlebih dahulu aturan yang berlaku,” tuturnya.
Hingga kini, pembangunan Kopdes Merah Putih di Berau masih terus berlangsung. Eva menyebut, dari sejumlah lokasi yang direncanakan, baru enam bangunan yang telah selesai dibangun dan itu pun masih sebatas fisik bangunan.
“Bangunannya sudah ada, tetapi belum sampai pada tahap penyediaan stok barang maupun sarana pendukung lainnya. Masih banyak infrastruktur yang harus dipersiapkan sebelum koperasi bisa beroperasi,” ungkapnya.
Selain penyediaan fasilitas, proses perekrutan manajer koperasi juga masih berjalan. Diskoperindag Berau sendiri masih menunggu hasil penetapan manajer yang akan memimpin operasional Kopdes di masing-masing lokasi. Dirinya memastikan pemerintah daerah tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi secara intens terhadap perkembangan program tersebut. “Kami tetap memantau. Jadi progresnya terus kami ikuti,” pungkasnya. (Riska)