Beranda Peristiwa Dua Musibah Kebakaran Nyaris Bersamaan di Kota Samarinda

Dua Musibah Kebakaran Nyaris Bersamaan di Kota Samarinda

Dua Musibah Kebakaran Nyaris Bersamaan di Kota Samarinda - headlinekaltim.co
Rumah ludes terbakar. (Foto: Damkar/istimewa)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pada Sabtu, 3 Oktober 2020 terjadi dua musibah kebakaran sekaligus di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Musibah ini mengakibatkan dua unit rumah ludes terbakar.

Peristiwa kebakaran pertama terjadi di Jalan Teluk Kedondong RT 22, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara.  Satu unit rumah warga berkontruksi kayu ludes tak bersisa setelah dilalap jago merah sekira pukul 14.50 WITA.

Dua Musibah Kebakaran Nyaris Bersamaan di Kota Samarinda - headlinekaltim.co
petugas Damkar melihat puing rumah terbakar. (foto: Damkar/istimewa)

Dugaan sementara, musibah tersebut terjadi akibat sambaran petir yang mengenai instalasi listrik saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

Advertisement

Wakil Komandan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) kota Samarinda Sunardi Siman mengungkapkan, ketika anggotanya tiba di lokasi, api sudah dalam keadaan membesar.

“Rumah berbahan kayu sehingga cepat terbakar. Sementara kami menduga penyebab kebakaran karena adanya sambaran petir yang mengenai instalasi listrik di rumah korban, ini juga berdasarkan keterangan dari saksi-saksi yang kami temui di lokasi kejadian,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Untuk menjinakkan api, petugas Damkar dibantu dari Balakarcana Samarinda dan tim relawan. Setelah satu jam, akhirnya api berhasil padam. Tak ada barang yang berhasil diselamatkan. Kondisi rumah rata dengan tanah. “Satu KK berjumlah 5 jiwa kehilangan tempat tinggal,” kata Didi sapaan akrabnya.

Di waktu yang hampir bersamaan, musibah kebakaran juga menimpa rumah warga bernama Hamka, warga Jalan Berambai RT. 35, Kitadin, Sempaja Utara. Di tengah guyuran hujan, rumah korban terbakar. Dugaan sementara karena akibat korsleting listrik.

“Kejadiannya hampir bersamaan, sekitar jam 3 sore, cuma lokasinya di Berambai. Kami tidak dapat informasi sebelumnya, jadi tidak ada unit yang ke sana. Informasi kebakaran kami terima dari Ketua RT 35, Laitaji. Api sudah padam,” pungkas Didi.

Penulis : Ningsih

Komentar