src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Seorang bocah warga Jalan Pattimura RT 76 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan diduga hanyut terbawa arus saluran air saat hujan lebat pada Selasa 27 Mei 2025 pagi sekitar pukul 08.00 WITA.
Bocah laki-laki yang masih berusia 1 tahun 10 bulan ini diduga terbawa arus saat bermain di tepi parit dekat rumah. Korban sebelumnya bermain dengan rekannya, namun sendalnya terbawa arus.
Korban yang mencoba mengambil sandal terpeleset dan terjatuh. “Dia berusaha mengambil sendalnya yang jatuh, tapi terpeleset dan jatuh ke parit. Saat itu, arus air di parit cukup deras, ” Ujar Yadi, Ketua Rt. 76.
Warga berusaha mencari menyusuri saluran parit sesaat setelah kejadian. Namun, belum membuahkan hasil dan menghubungi petugas.
Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat dengan tiba di lokasi, dan membagi pencarian di dua titik. Pencarian pertama dilakukan dengan menyisir parit, dan titik kedua difokuskan di Bendali Kampung Timur, Kelurahan Gunung Samarinda.
Jasad korban ditemukan di Bendali Kampung Timur pada Rabu 28 Mei 2025 pagi sekitar pukul 07.25 WITA.
Sang ibu yang ada di lokasi pencarian, tak kuasa menahan rasa sedihnya saat melihat jasad anaknya di kantong jenazah.
Orangtua korban La Jiba mengaku tenang setelah jasad anaknya diketemukan. “Tenang sudah, perasaan sudah ditemukan, ” ujarnya dengan nada sedih saat jasad anaknya diketemukan.
Dantim Basarnas Balikpapan, Ary Triyanto mengatakan korban selanjutnya dibawa ke rumah duka. “Atas permintaan pihak keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka. Posko pencarian ditutup, ” ujarnya.(iwan)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer