src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pelantikan Pengurus ATPUSI Berau 2026-2030. (Foto: Riska/Headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pengurus Asosiasi Tenaga Perpustakaan Sekolah Indonesia (ATPUSI) Kabupaten Berau periode 2026–2030 resmi dilantik pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen peningkatan budaya literasi dan pengembangan perpustakaan sekolah di Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, diwakili oleh Plt Asisten II Setda Berau, Jaka Siswanta memberikan apresiasi atas berbagai capaian dunia literasi di Berau, khususnya prestasi perpustakaan sekolah yang berhasil menorehkan penghargaan di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Pada Oktober 2024 lalu, Perpustakaan SDIT Madani berhasil meraih Juara I Gebyar Anugerah Literasi Kalimantan Timur. Sementara Perpustakaan Surung Barintak SMP Negeri 3 Tanjung Redeb meraih Juara II Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi Kaltim.
Menurutnya, prestasi tersebut dinilai menjadi bukti dedikasi para pustakawan sekolah dalam mengembangkan budaya membaca di kalangan pelajar. “Prestasi ini menunjukkan dedikasi dari para pustakawan sekolah dalam mengembangkan kegemaran membaca di kalangan siswa. Saya harapkan dapat menginspirasi sekolah lainnya agar melakukan hal yang sama,” ujarnya.
Ia menyampaikan, penghargaan yang diraih diharapkan mampu membangkitkan semangat untuk menghadirkan perpustakaan sekolah yang layak kunjung serta mampu memenuhi kebutuhan literasi siswa, termasuk akses informasi berbasis elektronik dan digital. Pemerintah Kabupaten Berau memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, unggul, produktif, berakhlak dan berbudaya melalui pelayanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau. Pembangunan sumber daya manusia adalah aspek penting dan utama dalam membangun daerah
“Salah satu upayanya melalui pemenuhan fasilitas perpustakaan yang representatif, baik dari sisi koleksi buku, fasilitas, hingga kapabilitas pustakawan maupun pengelola perpustakaan,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan perpustakaan yang berkualitas diharapkan mampu mencetak generasi emas yang berdaya saing di masa mendatang.
Kepada pengurus ATPUSI yang baru dikukuhkan, pemerintah daerah berpesan agar terus melakukan inovasi dan terobosan dalam meningkatkan budaya literasi, khususnya minat baca anak-anak di sekolah. “Ini merupakan tanggung jawab kita bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.
Selain itu, para pengurus juga diminta menyusun program kerja yang inovatif dan solutif serta terus melakukan evaluasi terhadap kualitas kinerja organisasi. “Sinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta berbagai stakeholder terkait juga dinilai penting untuk menciptakan iklim pembelajaran yang ilmiah dan berkelanjutan di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (Riska)