src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Zainuddin Fanani. (foto: Ningsih/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Zainuddin Fanani dilantik oleh Gubernur Kaltim Isran Noor untuk menduduki kursi Komisaris Utama Independen Bankaltimtara. Pelantikan dilaksanakan di ruang Ruhui Rahayu lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim pada Selasa 6 April 2021.
Isran Noor mengucapkan selamat kepada Zainuddin dan berpesan agar kepercayaan dan beban yang diberikan ini dapat dilaksanakan sebaik mungkin.
Mantan Bupati Kutim ini mengatakan, dirinya memiliki cita-cita bersama untuk menjadikan Bankaltimtara menjadi bank Berkategori Umum Kelompok Usaha (BUKU) IV.
“Menjadi BUKU IV suatu saat nanti, turun tidak apa-apa karena tidak ada BUKU 8,” ujarnya.
Gubernur juga mengungkapkan, saat ini telah banyak investor dari luar yang berminat untuk menanam modalnya di Kaltim. Untuk itu, dirinya juga telah gencar melakukan komunikasi dengan banyak investor untuk segera menjalin kerja sama yang menguntungkan.
“Kita akan perjuangkan, ini urusan saya bagaimana mengundang investor, kita tunggu turunan dari Undang-Undang Omnisbus Law berupa Peraturan Pemerintah,” katanya.
“Saya sudah berkomunikasi dengan investor luar negeri, mereka berminat menanam modalnya. Dan saya berjanji, mereka akan menaruh dananya di Bankaltimtara. Mereka sanggup memenuhi persyaratannya,” sambung Gubernur.
Orang nomor satu di Kaltim ini juga percaya kemampuan Zainuddin karena segudang pengalaman sebelumnya. Pernah sebagai Direktur dan Direktur Utama Bankaltimtara.
“Prinsip saya, kalau masih bisa ada orang dalam, kenapa orang luar,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim HM Sa’bani menjelaskan, Zainuddin Fanani memiliki kapasitas dan kemampuan untuk membimbing dan melakukan pengawasan Manajemen Bankaltimtara.
“Pemprov yakin Zainuddin dengan pengalaman yang dimiliki, memiliki strategi mengembangkan Bankaltimtara ke depan. Harapannya mampu mensejahterakan rakyat,” ucapnya ditemui awak media usai menghadiri acara pelantikan.
Zainuddin mengatakan, sesuai Proktap yang sudah dibangun di Bankaltimtara, dirinya akan meneruskannya.
“Di Bankaltimtara sudah ada Proktap yang dibangun, jadi siapapun yang masuk ke sana, dia wajib meneruskan apa yang telah ditetapkan, terutama dalam hal rencana bisnis. Jadi saya akan melanjutkan rencana bisnis, baik jangka pendek maupun jangka panjang yang sudah dibangun sempai 2040. Insyaallah bertahap,” ujarnya.
Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal