src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
HEADLINEKALTIM.CO, SANGATTA – Keberangkatan haji 2026 menyelimuti suasana haru saat ratusan calon jemaah haji dilepas menuju Tanah Suci. Tangis keluarga dan doa bersama mengiringi langkah para jemaah yang akhirnya berangkat setelah menunggu bertahun-tahun.
Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, sebanyak 170 jemaah haji asal Kutai Timur dilepas secara resmi di Masjid Agung Al-Faruq, Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu (3/5/2026).
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, didampingi Wakil Bupati Mahyunadi. Acara tersebut turut dihadiri undangan serta keluarga jemaah yang memadati area masjid.
Dalam sambutannya, Ardiansyah menyampaikan pesan agar para jemaah menjalankan ibadah haji dengan penuh keikhlasan dan kesabaran. Ia menekankan bahwa perjalanan haji merupakan panggilan mulia yang sering kali harus ditunggu dalam waktu panjang.
“Perjalanan haji adalah panggilan mulia yang dinanti dalam waktu panjang. Ada yang menunggu hingga belasan tahun, bahkan lebih. Maka manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, luruskan niat, dan jaga kesabaran selama menjalankan ibadah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik dan biaya, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual. Para jemaah diminta menjaga sikap, menghindari perdebatan, serta memperbanyak ibadah selama berada di Tanah Suci.
“Jagalah sikap selama berhaji. Hindari perbuatan yang tidak bermanfaat, perdebatan, dan hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah. Perbanyak doa di tempat-tempat mustajab seperti Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Arafah, dan Raudhah,” pesannya.
Bupati juga mengajak para jemaah untuk turut mendoakan daerah dan bangsa Indonesia, khususnya Kutai Timur, agar senantiasa diberikan perlindungan dan keberkahan.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kutai Timur, kami mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kutai Timur, Norhadi, menjelaskan total jemaah yang diberangkatkan mencapai 176 orang. Rinciannya terdiri dari 170 jemaah haji reguler, empat petugas kloter, dan dua petugas haji daerah.
Para jemaah diberangkatkan menuju Embarkasi Batakan, Balikpapan, menggunakan empat unit bus. Selain itu, disiapkan pula dua truk untuk mengangkut koper, satu unit ambulans dari Dinas Kesehatan, serta pengawalan dari aparat terkait.
“Seluruh fasilitas telah kami siapkan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan jamaah selama proses pemberangkatan hingga tiba di embarkasi,” jelas Norhadi.
Pelepasan ini menjadi momen penuh haru sekaligus kebanggaan bagi para jemaah dan keluarga yang mengantar, setelah penantian panjang untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud.