HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA –Perayaan Natal 2020 merupakan perayaan sangat ditunggu oleh umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang sedang menjalani masa hukuman di Rumah Tahanan Negara (Rutan).
Tentunya, momen Natal tahun ini membawa keberkahan untuk para WBP di Rutan Klas IIA Samarinda, yang berada di Jalan Wahid Hasyim II, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Sebanyak 38 WBP yang beragama Kristiani merayakan Natal di Gereja yang berada di Rutan tersebut.
Selain peribadatan Natal, para WBP yang beragama Kristiani ini juga mendapat remisi atau pemotongan masa hukuman sesuai ketentuan dan sudah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi anusia (Kemenkumham) RI. Melalui surat Keputusan Menkumham No : Pas – 1341.PK.01.01.02 Tahun 2020.
Ditemui usai penyerahan simbolis dan peribadatan Natal, Kepala Rutan (Karutan) Klas IIA Samarinda, Alanta Imanuel Ketaren menjelaskan, ada 11 WBP yang mendapat remisi khusus Natal.
Semua WBP yang diberikan remisi, tentunya berlakuan baik saat menjalani masa hukumannya di Rutan.
“Iya, hari ini kami melaksanakan upacara secara simbolis ke Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pemberian remisi khusus Natal 2020. Ada 11 orang, satu orang diantaranya terkait Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012. 10 lainnya pidana umum,” jelas Alanta, Jumat 25 Desember 2020.
Dari 11 napi yang menerima remisi khusus natal ini diantaranya, 5 orang kasus narkotika, 1 orang pencurian, 4 orang kasus perlindungan anak, 1 orang kasus penggelapan. Remisi atau pemotongan masa hukuman yang didapat WBP pada Natal kali ini bervariasi, yaitu 15 hari hingga 30 hari.
Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), dia bersyukur, pada kesempatan kali ini, para WBP khususnya yang beragama Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan khidmat.
Dan juga pesan-pesan dari penginjil Evangelis Tobing yang berkhotbah dapat memberikan motivasi agar senantiasa semangat, ikhlas, tulus dan selalu berinovasi dalam hidup.
“Atas berkat Tuhan YME, WBP dapat melaksanakan ibadah natal kali ini dengan lancar dan baik,” tegasnya.
Tak ada kendala dalam persiapan pada perayaan Natal di Rutan Samarinda pada hari ini. Sinergitas petugas bersama WBP, membangun semangat perdamaian dan kasih, agar selalu mendapat keberkahan.
Alanta juga menyampaikan, pesan Natal 2020 kali ini seyogyanya dapat diterapkan para WBP beragama Nasrani selama menjalani sisa masa hukuman mereka.
“Kendala tidak ada, karena terjalinnya kerjasama yang baik dari petugas dan WBP. Semoga pesan dan kesan pada Natal bisa membekas hingga WBP selalu bersikap baik dan menjunjung perdamaian,” pungkasnya.
Penulis: Riski
Editor: Mh amal
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim