src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Penyerahan angkutan sampah. (riska) HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih menyerahkan bantuan angkutan sampah roda empat sebanyak dua unit, roda tiga sebanyak tiga unit, serta peralatan kebersihan lainnya pada Hari Peduli Sampah Nasional yang dilaksanakan di Pulau Maratua.
Dengan adanya angkutan sampah tersebut, dirinya berharap agar lingkungan Kepulauan Maratua dapat selalu terjaga sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Berau.
“Mudah-mudahan masyarakat juga akan sadar dan peduli dengan sampah yang ada di Kepulauan Maratua dan terus menjaga kelestarian lingkungan sekitar,” jelasnya pada Selasa, 7 Maret 2023.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Mustakim Suharjana mengatakan, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2023 tersebut dipusatkan di Pulau Maratua.
Kata dia, hal tersebut untuk promosi pengembangan pariwisata di Pulau Maratua menuju go international.
“Untuk itu, dimulai dari Pulau Maratua dengan tagline wujudkan pulau Maratua dengan 3T: Terbersih, Terindah, dan Terkenal,” ungkapnya.
Dalam mewujudkan hal tersebut, kata dia, harus ada sinergitas seluruh stakeholder guna memajukan sektor pariwisata di Kabupaten Berau.
Momen tahun 2023 ini, pihaknya akan mengalokasikan anggaran untuk pengangkatan pegawai kontrak sebanyak 10 orang dari tenaga lokal Pulau Maratua yang terhitung mulai tanggal 1 Maret 2023 dan ditempatkan di Kecamatan Maratua.
“Lalu, pengadaan pengangkutan sampah roda empat sebanyak 2 unit. Roda tiga sebanyak 3 unit, dan peralatan kebersihan lainnya untuk Pulau Maratua yang berasal dari sumber dana APBD tahun 2023,” tuturnya.
Pihaknya juga akan melakukan kajian pembentukan UPTD Kebersihan di Kecamatan Maratua.
Tahun ini juga, DLHK mengadakan sosialisasi pengelolaan sampah dengan sasaran kepada siswa SD, SMP, dan SMA untuk memperkenalkan pengelolaan sampah yang benar dan ramah lingkungan.
“Dengan harapan, mereka ke depannya dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dalam hal pengelolaan sampah,” pungkasnya.(**)
Penulis: Riska