src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Inflasi Kaltim Mei 2026 Terkendali, Naik Tipis Jadi 0,17 Persen

Inflasi Kaltim Mei 2026 Terkendali, Naik Tipis Jadi 0,17 Persen

waktu baca 3 menit
Rabu, 3 Jun 2026 14:26 9 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Inflasi Kaltim Mei 2026 menjadi perhatian utama setelah inflasi Kalimantan Timur tercatat naik tipis pada Mei 2026. Meski mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya, kondisi inflasi daerah masih dinilai terkendali berkat stabilitas pasokan pangan dan berbagai langkah pengendalian harga.

Dilansir dari Kaltimprov.go.id, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kalimantan Timur pada Mei 2026 mengalami inflasi sebesar 0,17 persen secara bulanan (month to month/mtm). Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan April 2026 yang mencatat inflasi sebesar 0,11 persen.

Kenaikan inflasi bulanan itu turut mendorong inflasi tahunan (year on year/yoy) Kalimantan Timur menjadi 3,04 persen. Sementara inflasi tahun kalender (year to date/ytd) tercatat sebesar 1,65 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Jajang Hermawan, menjelaskan bahwa tekanan inflasi pada Mei 2026 terutama berasal dari kelompok transportasi. Kenaikan tarif angkutan udara dan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga.

Menurutnya, peningkatan biaya transportasi tidak terlepas dari penyesuaian harga BBM nonsubsidi dan avtur. Pada periode tersebut, harga beberapa jenis BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dex, dan Dexlite mengalami kenaikan rata-rata sekitar 9 persen.

Selain sektor transportasi, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran juga memberikan kontribusi terhadap inflasi. Tingginya aktivitas konsumsi masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga pada kelompok tersebut.

Meski demikian, tekanan inflasi berhasil ditekan oleh terjadinya deflasi pada komponen volatile foods atau pangan bergejolak yang tercatat sebesar minus 1,09 persen secara bulanan. Kondisi ini menunjukkan membaiknya pasokan serta normalisasi harga sejumlah komoditas pangan strategis.

“Deflasi terutama bersumber dari penurunan harga daging ayam ras, kangkung, dan ikan tongkol,” ujar Jajang dalam keterangan resminya, Rabu (3/6/2026).

Secara rinci, komoditas yang menjadi pendorong inflasi pada Mei 2026 meliputi tarif angkutan udara, beras, minyak goreng, solar, dan sewa rumah. Di sisi lain, beberapa komoditas turut menahan laju inflasi, antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, ikan layang atau benggol, kangkung, serta bahan bakar rumah tangga.

Untuk menjaga stabilitas harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kalimantan Timur terus memperkuat koordinasi melalui penerapan strategi 4K yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Pada aspek keterjangkauan harga, selama Mei 2026 TPID melaksanakan 60 kegiatan Gerakan Pangan Murah, operasi pasar, dan program stabilisasi harga lainnya. Kegiatan tersebut digelar di berbagai daerah seperti Samarinda, Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, dan Bontang.

Sementara itu, pada aspek ketersediaan pasokan, TPID terus melakukan pemantauan stok serta memastikan kecukupan komoditas strategis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha.

Upaya lainnya dilakukan melalui penguatan koordinasi distribusi antarwilayah guna menjaga kelancaran rantai pasok dan mengantisipasi gangguan distribusi yang berpotensi memicu kenaikan harga.

Di bidang komunikasi, TPID Provinsi Kalimantan Timur secara rutin menggelar rapat koordinasi mingguan dan menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) TPID Kota Samarinda sebagai langkah antisipatif menghadapi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026.

Selain itu, komunikasi publik juga terus diperkuat melalui penyampaian informasi mengenai ketersediaan pasokan, perkembangan harga, serta edukasi belanja bijak kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ekspektasi inflasi tetap terkendali sekaligus mencegah lonjakan konsumsi menjelang hari besar keagamaan.

LAINNYA
x