src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Potret Boneka Labubu / Foto: ig @labubuofficialHEADLINEKALTIM.CO – Jakarta kembali geger dengan fenomena terbaru di dunia kolektor mainan, yaitu viralnya boneka Labubu dari Pop Mart. Edisi terbatas boneka kelinci berbulu ini memancing antrean panjang di Pop Mart, Gandaria City, Jakarta Selatan. Ribuan pembeli rela antre sejak dini hari demi mendapatkan boneka yang kini menjadi incaran di seluruh dunia.
Media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) dilansir Kompas.com dipenuhi dengan foto dan video yang memperlihatkan kerumunan pengunjung di depan toko Pop Mart, bahkan sebelum toko dibuka. Pemandangan ini memancing rasa penasaran, apa yang membuat boneka Labubu begitu spesial hingga membuat orang-orang rela mengantre berjam-jam?
1. Karakter yang Lucu dan Menggemaskan
Salah satu alasan utama Labubu begitu digandrungi adalah karakternya yang unik dan lucu. Kerin Wiryametta (27), seorang warga Tangerang, mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama ketika melihat Labubu.
“Pertama kali lihat Labubu, aku langsung jatuh hati. Saat itu Pop Mart belum masuk Indonesia, jadi harga reseller-nya tinggi banget,” ujar Kerin saat diwawancarai.
Setelah Pop Mart membuka toko di Indonesia, Kerin akhirnya berusaha mendapatkan boneka ini. “Karena karakternya lucu banget, aku sekarang koleksi,” tambahnya. Bagi penggemar karakter imut seperti Kerin, boneka Labubu bukan hanya sekadar mainan, melainkan objek yang membawa kebahagiaan.
2. Melengkapi Koleksi yang Sudah Ada
Michelle Imelda (27), seorang kolektor asal Jakarta, memiliki alasan berbeda. Ia sudah lama menyukai Labubu karena hobinya mengoleksi blind box dari Pop Mart. Labubu, bagi Michelle, bukan hanya sekadar boneka melainkan bagian dari koleksinya yang terus berkembang.
“Buat aku pribadi, ini hobi yang bisa menghilangkan stres. Setelah beraktivitas, koleksi ini bawa kebahagiaan,” ujarnya. Michelle juga menambahkan bahwa popularitas Labubu yang meningkat membuat aksesoris dan item pelengkap lebih mudah ditemukan.
“Apalagi sekarang banyak aksesori Labubu yang bisa di-mix and match. Senang lihat live jualan outfit Labubu yang lucu-lucu,” jelas Michelle. Bagi penggemar setia seperti Michelle, Labubu bukan sekadar mainan biasa, melainkan bagian dari gaya hidup.
3. Terinspirasi oleh Lisa Blackpink

Salah satu faktor utama yang membuat Labubu meroket di awal tahun 2024 adalah dukungan dari idola global Lisa Blackpink. Postingannya yang menunjukkan boneka Labubu di media sosial menjadi magnet bagi para penggemar, termasuk Adeline (22), warga Jakarta yang turut meramaikan event di Pop Mart Indonesia.
“Aku dan teman-teman jadi tertarik karena lihat Lisa punya Labubu. Warna-warnanya lucu banget, cocok digantung di tas kerja,” ujar Adeline. Fenomena ini memperlihatkan betapa besar pengaruh selebriti dalam mempopulerkan suatu produk.
Penggemar Lisa seperti Adeline dan Talitha (28) tidak hanya sekadar membeli Labubu, tetapi juga merasa terhubung dengan idola mereka melalui boneka ini. Talitha, yang juga merupakan fans Lisa, mengaku tertarik karena karakter Labubu yang lucu meski tampil sebagai monster.
“Labubu bisa dipakaikan baju-baju. Aku jadi merasa nostalgia, kayak balik ke masa kecil,” tambahnya. Kini, Talitha juga mengoleksi karakter-karakter lain dari Pop Mart, seperti seri Cry Baby dan Twinkle.
Artikel Asli baca di Kompas.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim