src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Anggota KAHMI Jangan Malu Jadi Petani Sawit

Anggota KAHMI Jangan Malu Jadi Petani Sawit

waktu baca 2 menit
Kamis, 18 Jun 2026 21:28 8 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Momentum pelantikan KAHMI Kukar 2026-2031 yang digelar di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis 18 Juni 2026 menjadi ajang silaturahmi para kader Himpunan Mahasiswa Islam lintas generasi. Pelantikan oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.

Dalam sambutannya, Rifqi menekankan pentingnya menjaga hubungan antarkader, baik senior maupun generasi muda, sebagai modal memperkuat organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah. “Silaturahmi sesama kader muda dan senior harus dirawat,” ujarnya.

Pada Pelantikan KAHMI Kukar 2026-2031 tersebut, Rifqi mengingatkan para kader agar tidak hanya mendekati senior yang memiliki jabatan dan kekuasaan. Menurutnya, banyak alumni yang tidak berada dalam struktur pemerintahan. tetapi memiliki gagasan dan konsep pembangunan yang patut dijadikan referensi.

“Kalau datang ke pemkab jangan hanya dukung saja, tapi tawarkan juga konsep pembangunan sendiri,” sarannya.

Ia juga meminta kepengurusan baru KAHMI Kukar dapat mendistribusikan kader secara merata dan menjadikan organisasi tersebut sebagai contoh, tidak hanya di tingkat Kalimantan Timur tetapi juga nasional. “KAHMI Kukar bukan hanya jadi percontohan di Kaltim, tapi bisa ke tingkat Nasional,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rifqi mengangkat kisah pembangunan ekonomi Malaysia pada era Perdana Menteri Abdul Razak. Menurutnya, keberhasilan negara tersebut menekan angka kemiskinan tidak lepas dari kebijakan pengembangan perkebunan kelapa sawit yang dikelola secara terstruktur.

Ia pun mengajak kader-kader HMI untuk tidak memandang rendah profesi sebagai petani atau pekerja kebun sawit. “Mantan Ketua HMI Cabang atau Ketua Badko jangan malu jadi pekerja kebun sawit, nanti ke depannya bisa menjadi besar. Lima belas tahun lagi bisa buat modal perjalanan politik,” ucapnya.

Presidium KAHMI Kalimantan Timur, Prof Aswin, mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi serta membangun kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Menurutnya, banyak tokoh yang kini menduduki jabatan strategis di Kukar berasal dari kader HMI yang aktif semasa mahasiswa. “Yang menjadi petinggi dan pejabat Kukar saat ini adalah anggota HMI yang aktif saat menjadi mahasiswa. Mereka demonstrasi memberi masukan untuk kepentingan pembangunan daerah,” jelasnya.

KAHMI Kukar 2026-2031 dipimpin Aulia Rahman Basri bersama anggota presidium lainnya, yakni Lukman, Abdul Rasid, Dedi Sudarya, dan Marwan. Sementara posisi sekretaris dijabat Wahono dan bendahara dipercayakan kepada Muhammad Arimin.

Aulia yang juga Bupati Kutai Kartanegara berharap KAHMI menjadi rumah besar bagi para intelektual daerah yang mampu melahirkan berbagai gagasan pembangunan.

“Harapannya, KAHMI menjadi lembaga tempat kumpulnya para intelektual daerah. Kukar akan semakin lebih maju, dari konsep pembangunan yang dibawa oleh KAHMI,” tegasnya. (Andri)

LAINNYA
x