src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Unikarta Genjot Percepatan Alih Status Lahan Kampus, Buka Jalan Tiga Prodi Baru

Unikarta Genjot Percepatan Alih Status Lahan Kampus, Buka Jalan Tiga Prodi Baru

waktu baca 2 menit
Jumat, 7 Agu 2026 10:55 50 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Persoalan status lahan yang menjadi lokasi berdirinya kampus Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong hingga kini belum juga menemui titik terang. Padahal, kejelasan status aset yang berada di Jalan Gunung Kombeng tersebut menjadi salah satu kunci penting bagi kampus yang akrab disapa “Kampus Ungu” ini untuk terus mengembangkan diri.

Menyikapi persoalan yang sudah berlarut-larut ini, Rektor Unikarta, Prof. Ince Raden, memastikan pihaknya tak tinggal diam dan terus mendorong percepatan penyelesaian status lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar tersebut.

“Kita berupaya untuk lakukan percepatan pelimpahan aset milik Pemkab ke Unikarta,” jelas Ince Raden, belum lama ini kepada Headlinekaltim.

Menurut Ince, ketidakjelasan status lahan ini berdampak langsung pada rencana pengembangan akademik kampus. Sejumlah rencana pembukaan program studi maupun fakultas baru turut terganjal oleh persoalan tersebut, mengingat status aset menjadi salah satu faktor penilaian dalam proses perizinan program baru.

Ia mengungkapkan, saat ini Unikarta tengah menyiapkan sejumlah program baru yang ditargetkan bisa segera direalisasikan, di antaranya Program Magister Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, serta program studi Informasi Teknologi. “Aset juga menjadi penilaian untuk buka fakultas atau prodi baru. Saat ini kampus kami, ada tujuh fakultas dengan 12 prodi, serta satu program Magister,” tegas Ince.

Prof. Ince menuturkan, jika lahan di kawasan Gunung Kombeng resmi beralih status menjadi milik Unikarta, maka kampus ini diyakini akan mampu bersaing lebih kompetitif dengan perguruan tinggi lain di Kalimantan Timur, baik dari sisi pelayanan kepada mahasiswa maupun potensi bantuan yang bisa masuk ke kampus.

Pihak kampus saat ini juga tengah gencar melakukan sejumlah perbaikan sarana dan prasarana (sapras), termasuk ruang perkuliahan dan fasilitas laboratorium, guna menunjang kenyamanan proses belajar mengajar mahasiswa.

“Kami sedang gencar-gencarnya lakukan perbaikan sapras kampus seperti ruang kuliah dan laboratorium. Perbaikan berasal dari dua sumber, dari pengelolaan SPP mahasiswa dan bantuan dari pihak ketiga,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan lambannya proses alih status aset lahan yang selama ini digunakan Unikarta, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, membenarkan apa yang disampaikan Rektor Ince Raden. Menurutnya, persoalan tersebut memang tengah diproses di lingkup internal Pemkab Kukar. “Ini sedang berproses terkait itu,” ujarnya.

Sunggono menegaskan, secara prinsip Pemkab Kukar selalu berkomitmen mendukung penuh setiap upaya pengembangan kampus, mengingat perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah. Ia memastikan, pemerintah daerah siap bersinergi dalam berbagai program demi kemajuan Unikarta ke depan. “Unikarta bakal jadi kampus kebanggan milik Kukar, yang mencetak SDM yang unggul,” pungkasnya.(Andri)

LAINNYA
x