src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pembangunan SMAN 3 Muara Kaman Terus Dikebut

Pembangunan SMAN 3 Muara Kaman Terus Dikebut

waktu baca 2 menit
Rabu, 23 Sep 2026 14:27 35 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Proses pembangunan gedung SMAN 3 Muara Kaman di Desa Bunga Jadi, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur merupakan bagian dari program revitalisasi sekolah yang digulirkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI pada 2026. Kepala Seksi Pendidikan Menengah Atas dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Cabang III, Fadli Yulizannur, mengatakan proses pembangunan sekolah tersebut belum rampung.

“Ini masih berlangsung proses pembangunannya,” kata Fadli, Selasa 22 September 2026.

Fadli menjelaskan, SMAN 3 Muara Kaman terpilih menerima program revitalisasi Unit Sekolah Baru (USB) karena memenuhi syarat utama, yakni kejelasan status lahan. Sekolah itu memiliki sertifikat tanah yang sah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) sehingga tidak berisiko bersengketa di kemudian hari. Sebelum pembangunan gedung baru dimulai, kegiatan belajar-mengajar SMAN 3 Muara Kaman menumpang di sejumlah bangunan milik Pemerintah Desa (Pemdes) Bunga Jadi. “Lahan sekitar 2,5 hektare yang sekarang untuk pembangunan sekolah merupakan hibah dari Pemdes Bunga Jadi,” ujar Fadli.

Fadli menyebutkan, sebenarnya ada dua sekolah yang diusulkan mendapat program revitalisasi USB pada tahun lalu, yaitu SMAN 3 Muara Kaman dan SMAN 4 Tenggarong. Namun, hanya usulan untuk SMAN 3 Muara Kaman yang disetujui Kementerian. Menurut Fadli, SMAN 4 Tenggarong belum memiliki sertifikat tanah sehingga usulannya belum dapat diproses. Meski demikian, sertifikat tersebut disebut akan segera terbit sehingga pengusulan pembangunan dapat diajukan kembali.

Selain itu, Disdikbud Kaltim juga tengah memproses usulan pembentukan sejumlah sekolah negeri baru, yaitu SMAN 4 Muara Muntai, SMAN 2 Muara Wis, SMAN 4 Kota Bangun, SMAN 4 Marang Kayu, dan SMAN 3 Samboja. Syarat administrasi dari usulan-usulan tersebut masih dilengkapi. Fadli menegaskan, pihaknya tetap membuka usulan pembangunan sekolah baru berdasarkan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. “Seperti SMAN 3 Samboja. Di sana, ada beberapa kelurahan di Samboja yang bergantung dengan SMAN 1 Muara Jawa, akan kasihan jika warga Samboja harus bersekolah di Muara Jawa,” ujarnya. (Andri)

LAINNYA
x