src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Liburan di Kota Raja, Pasutri Asal Samarinda Cekcok, Istri Nekat Terjun ke Sungai Mahakam

Liburan di Kota Raja, Pasutri Asal Samarinda Cekcok, Istri Nekat Terjun ke Sungai Mahakam

waktu baca 2 menit
Jumat, 7 Agu 2026 10:49 60 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sebuah insiden membuat wargadi kawasan Kelurahan Timbau, Kota Tenggarong, gempar. Pada Kamis 6 Agustus 2026, seorang wanita berinisial J nekat menceburkan diri ke Sungai Mahakam, tepat di depan salah satu gerai waralaba ayam goreng. Diduga, aksinya dipicu emosi usai terlibat cekcok dengan suaminya berinisial AA.

Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan berkat sigapnya warga sekitar dan petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, J dan AA sebenarnya bukan warga Kukar. Keduanya tercatat sebagai warga Sungai Pinang, Kota Samarinda, yang tengah berlibur ke Tenggarong bersama anak-anak mereka. Sebelum insiden terjadi, keluarga ini sempat menghabiskan waktu bersama di Taman Tanjung.

Semua tampak baik-baik saja. Mereka bercengkrama seperti pengunjung lainnya menikmati liburan akhir pekan. Namun, situasi berubah saat keluarga ini tiba di kawasan Timbau. Pasutri tersebut terlihat bertengkar.

Menurut Komandan Regu Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar, Muhammad Idris, perselisihan antara suami istri tersebut diduga dipicu oleh persoalan rumah tangga yang menyinggung isu perselingkuhan.

“Setelah di Timbau, terjadi cekcok suami istri tersebut, hingga menyinggung perselingkuhan. Karena J cemburu, akhirnya menceburkan diri ke sungai mahakam,” ucap Muhammad Idris.

Melihat J terjun ke sungai, sejumlah warga di sekitar lokasi bersama sang suami sempat berupaya memberikan pertolongan secara mandiri. Sayangnya, kuatnya arus sungai membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas berwenang.

Menerima laporan itu, tim Damkarmatan Kukar segera meluncur ke lokasi kejadian. Petugas sempat dibuat was-was lantaran korban terus hanyut menjauh ke arah tengah sungai. Namun, berkat kesigapan tim, J akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat. “Korban sempat mengarah ke tengah sungai, tapi petugas berhasil menyelamatkan,” jelas Idris.

Selama proses evakuasi, petugas turut memberikan pelampung kepada AA, sang suami yang berusia 28 tahun, yang sekaligus membantu J agar tidak semakin kelelahan berada di air. Proses penyelamatan kelar pada pukul 22.10 Wita.

Usai berhasil dievakuasi, J segera dilarikan ke RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, AA dibawa ke Pos Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Kukar yang berada di KM 4 Timbau untuk dimintai keterangan terkait kronologi kejadian.

Idris menambahkan, proses penanganan di lokasi turut melibatkan sejumlah unsur, mulai dari personel Reserse Kriminal (Reskrim) dan Polairud Polres Kukar, Polsek Tenggarong, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar. (Andri)

LAINNYA
x