src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Seleksi JPTP Masuk Tahap Wawancara, Jabatan Kepala Bappeda Kukar Tak Diminati

Seleksi JPTP Masuk Tahap Wawancara, Jabatan Kepala Bappeda Kukar Tak Diminati

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Mar 2022 14:31 441 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Seleksi calon pimpinan tinggi di enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sudah masuk tahapan tes wawancara.

Posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang lowong yaitu di Dinas Pemuda dan Olahraga, Badan Pendapatan Daerah(Bapenda), Dinas Perhubungan, Perindustrian dan Perdagangan, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar.

“Hari ini, tes wawancara untuk seleksi calon JPTP di Bapemasdes. Terus lanjut ke OPD yang lain sampai tiga hari ke depan,” terang Kepala Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (DKPSDM) Kukar, Rakhmadi, Selasa 8 Maret 2022, di Hotel Grand Elty Tenggarong.

Peserta seleksi diuji oleh panitia seleksi dari akademisi Unikarta seperti Prof Iskandar dan Prof Ince Raden. Mereka juga  diwawancarai oleh Bupati Edi Damansyah dan Sekda Kukar, Sunggono.

“Pertanyaannya, seputar sinkronisasi visi dan misi Bupati dengan calon jika terpilih menjadi Kadis,” sebutnya.

Dari enam OPD yang lowong, ada satu OPD yang tak ada pelamar yaitu Kepala Bappeda. Sejak pembukaan pendaftaran 2-8 Februari 2022 hingga masa perpanjangan pendaftaran pada 9-11 Februari 2022, posisi tersebut tidak ada peminatnya.

Rakhmadi menduga karena beban kerja cukup berat sehingga tak ada pelamar. “Kemungkinan, Kepala Bappeda kan’ sentranya perencanaan pembangunan. Ketika orang lain tidur, kepala Bappeda harus bangun mikirkan perencanaan pembangunan,” tukasnya.

Setelah tes wawancara selesai, selanjutnya pengajuan rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Ini untuk memastikan prosedur yang dilalui sudah sesuai.

“Standar Operasional Prosedur (SOP) dari KASN, lima hari sudah terbit rekomendasinya, apalagi sekarang serba online, ” paparnya.

Setelah rekomendasi dari KASN terbit, selanjut penetapan tiga nama calon dengan pemeringkatan. Kemudian diajukan ke Bupati untuk dipilih menjadi pejabat definitif.

“Kita targetkan, sampai 21 Maret 2022 nanti, tiga nama sudah terpilih lalu ditetapkan satu nama sehingga bisa segera diurus proses pelantikannya, ” pungkasnya. (Andri)

LAINNYA
x