src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi. Apa itu diet DASH? Menurut riset, diet ini mampu menurunkan tekanan darah dan kolesterol. (Anindya Milagsita)HEADLINEKALTIM.CO – Diet DASH menjadi salah satu pola makan yang banyak direkomendasikan bagi penderita hipertensi karena terbukti membantu menurunkan tekanan darah. Selain menjaga konsumsi garam, penerapan pola makan ini juga berfokus pada pemenuhan nutrisi seimbang yang mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Dilansir dari CNN Indonesia, diet DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension merupakan pola makan yang direkomendasikan untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Mengacu pada informasi dari Kementerian Kesehatan RI, pola makan ini juga terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sehingga bermanfaat bagi kesehatan secara menyeluruh.
Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko berbagai penyakit serius, seperti gangguan ginjal hingga penyakit kardiovaskular. Karena itu, menjaga pola makan menjadi langkah penting selain menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis.
Berdasarkan hasil penelitian, pola makan yang kaya akan sayuran, buah-buahan, dan produk susu rendah lemak jenuh serta tinggi kandungan kalium, kalsium, dan magnesium mampu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 6-11 mmHg dan tekanan darah diastolik 3-6 mmHg.
Dalam penerapannya, diet DASH menganjurkan konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah lebih banyak. Pola makan ini juga dipadukan dengan makanan rendah lemak, daging tanpa lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan, serta biji-bijian sebagai sumber nutrisi utama.
Secara umum, terdapat dua pilihan diet DASH yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu, yaitu:
Bagi yang ingin mulai menjalani diet DASH, berikut beberapa langkah yang disarankan:
Menerapkan diet DASH secara konsisten dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun, penderita hipertensi tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi agar pola makan yang dijalankan sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.