src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kebakaran di Tanjung Redeb, 3 Kios Ludes Terbakar

Kebakaran di Tanjung Redeb, 3 Kios Ludes Terbakar

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Agu 2021 16:38 449 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Deretan kios yang terletak di Jalan Pulau Panjang, Tanjung Redeb, ludes terbakar, pada Kamis 5 Agustus 2021 siang sekira pukul 12.00 wita.

Kapolsek Tanjung Redeb Iptu Nurhadi mengatakan, saksi bernama Aidil (24) melihat asap tebal dari arah belakang 3 kios. Ia sempat hendak memadamkan api. Namun, api dengan cepat membesar dan melahap ketiga bangunan.

“Saat kebakaran makin membesar terdengar suara ledakan, yang kemudian didengar oleh pemilik bangunan, Baskoro,” ungkapnya.

Melihat api yang semakin membesar serta sudah menjalar ke sisi kiri dan kanan bangunan, lanjutnya, Baskoro kemudian segera menghubungi pemadam kebakaran.

Tak butuh waktu lama untuk petugas pemadam kebakaran dibantu oleh kepolisian tiba untuk memadamkan api.

BPBD menurunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran, ditambah Polres Berau menurunkan satu unit Air Water Cannon (AWC).

“Pemadam bersama kepolisian dan warga berupaya memadamkan api,” ujarnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.40 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, 3 kios yakni kios nasi kuning milik Edi (46), kios es kelapa milik Handayani (43) dan bengkel milik Jumari (31) ludes terbakar tanpa ada barang yang sempat diselamatkan. Gedung yang berada di sebelah kios pun terdampak oleh amukan si jago merah.

“Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” bebernya.

Api diduga terjadi akibat korsleting yang berasal dari bengkel. Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk untuk penyebab pasti kebakaran.

“Kita lakukan penyelidikan. Kita juga lakukan pemanggilan terhadap korban dan saksi,” pungkasnya.

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Askar Husairi menuturkan, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk melakukan pemadaman api tersebut.

“Petugas regu yang berjaga di markas sekitar enam orang. Nah jika ada laporan masuk, maka petugas lainnya akan segera merapat. Yang jelas seluruh armada yang ada di markas kita turunkan semua dan saat ini kita siapkan armada yang berada di kecamatan jika nantinya diperlukan tambahan unit,” jelas Askar.

Ia melanjutkan, dalam pemadaman tidak ada kendala berarti. Hanya lokasi yang berada di tengah kota dan kondisi jalan padat sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.

“Pemadaman berlangsung cepat dan kita juga dibantu dengan unit water cannon milik Polres Berau yang diturunkan ke lokasi,” tandasnya.

Penulis : Sofi
Editor: MH Amal

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x