Beranda BUMI ETAM Giliran Jubir Satgas Kaltim Positif COVID-19

Giliran Jubir Satgas Kaltim Positif COVID-19

Giliran Jubir Satgas Kaltim Positif COVID-19 - headlinekaltim.co
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim Andi M Ishak mengumumkan dirinya terpapar COVID-19.
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Publik sudah begitu familiar dengan sosok Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Kalimantan Timur, Andi M Ishak. Wajahnya setiap hari menghiasi media massa, mengabarkan update kasus COVID-19. Hari ini, justru Andi mengumumkan dirinya positif terpapar Virus Corona.

Hal ini disampaikannya dalam konferensi video yang disiarkan saluran Youtube Dinkes Kaltim, Sabtu 26 September 2020. “Alhamdulillah, saat ini kondisi diri saya tidak bergejala. Mudahan ini bisa dipertahankan dan berupaya melewati isolasi dengan sebaik-baiknya. Salam sehat,” kata Andi.

Meski tertular COVID-19, Andi melanjutkan tugas rutinnya menyampaikan konferensi pers terkait perkembangan kasus.

Advertisement

Ia menghimbau masyarakat agar mewaspadai penularan Virus Corona dari klaster keluarga.

Apabila ada salah satu anggota keluarga sering beraktivitas di luar rumah, diharapkan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.

“Mohon tetap jaga diri dan jaga sesama supaya tidak tertular dan tidak menulari, terutama keluarga di rumah,” kata Andi.

Hari ini, jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim tembus 8.070 kasus atau ada penambahan 219 kasus baru.

Dari jumlah itu, 2.596 kasus dirawat atau ada penambahan 119 kasus. Sedangkan, kasus sembuh di Kaltim total 5.178 kasus atau bertambah 98 kasus. Adapun, kasus meninggal 296 atau ada penambahan 2 kasus.

Penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 yang dilaporkan meninggal sebanyak 2 kasus. Semua dari Kota Samarinda yaitu SMD 2180 laki-laki 57 tahun dan SMD 1890 laki-laki 51 tahun.

Pasien SMD 1890 diketahui anggota kepolisian bertugas di Polresta Samarinda. Ia terkonfirmasi Covid-19 pada 22 September 2020 dengan gejala infeksi saluran pernafasan akut.

Kasus dilaporkan meninggal pada 26 September 2020 dari RSUD AW Syahranie, pemakaman dan pemulasaran sesuai protocol COVID-19.

Penulis : Amin

Komentar
Advertisement