src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Mahasiswa Tak Bisa Temui Manajer Rayon, Pagar Kantor PLN Tenggarong Rusak

Mahasiswa Tak Bisa Temui Manajer Rayon, Pagar Kantor PLN Tenggarong Rusak

waktu baca 2 menit
Selasa, 8 Sep 2026 21:15 19 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG — Sekitar 25 mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) mendatangi Kantor PLN Rayon Tenggarong, Selasa (8/9/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas pemadaman listrik yang dinilai masih sering terjadi di wilayah tersebut.

Koordinator aksi, Sandy, mengatakan listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya tersedia secara stabil.”Listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat, tetapi saat ini pemadaman listrik masih sering terjadi,” kata Sandy di sela aksi.

Para mahasiswa mempertanyakan penyebab utama seringnya pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) bagian tengah, hulu, maupun pesisir. Mereka juga menilai PLN tidak profesional dalam mengelola waktu pengumuman pemadaman.

“Listrik lebih dulu padam, baru pengumuman disebarkan ke publik,” ujarnya.

Sandy menambahkan, masyarakat yang dirugikan akibat pemadaman bergilir seharusnya mendapat kompensasi dari PLN. Sebab, menurut dia, masyarakat adalah pihak yang paling terdampak langsung dari kebijakan pemadaman tersebut. “Kami menuntut PLN berkomitmen untuk tidak melakukan pemadaman listrik dengan intensitas yang sering,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa tidak dapat menemui Manajer PLN Rayon Tenggarong karena yang bersangkutan sedang tidak berada di kantor. Kekecewaan itu memicu keributan kecil hingga pagar kantor PLN sempat rusak. Mahasiswa juga sempat berupaya membakar ban di lokasi aksi, tetapi tindakan tersebut berhasil dicegah oleh aparat Kepolisian Resor Kutai Kartanegara yang berjaga di lokasi. Massa aksi akhirnya membubarkan diri. (Andri)

LAINNYA
x