src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pelni Tambah Dua Unit Kapal Layani Pemudik di Pelabuhan Semayang

Pelni Tambah Dua Unit Kapal Layani Pemudik di Pelabuhan Semayang

3 minutes reading
Saturday, 14 Mar 2026 13:42 50 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Menghadapi lonjakan arus mudik Idulfitri 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Balikpapan mengambil langkah strategis dengan menambah armada kapal penumpang serta meningkatkan frekuensi pelayaran di sejumlah rute utama. Kebijakan ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat yang memilih transportasi laut sebagai sarana mudik.

Momentum mudik Lebaran memang selalu menjadi periode tersibuk bagi sektor transportasi nasional, termasuk transportasi laut. Setiap tahun, ribuan warga memanfaatkan kapal penumpang untuk pulang ke kampung halaman, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah kepulauan atau daerah yang memiliki akses pelabuhan strategis.

Di Balikpapan, peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak awal Maret 2026. Lonjakan pemesanan tiket membuat manajemen PELNI Cabang Balikpapan mengambil keputusan untuk memperkuat layanan agar arus mudik tetap berjalan lancar dan aman.

Kepala Cabang PELNI Balikpapan, Ridwan Mandaliko, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah kapal tambahan untuk melayani masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun ini. Beberapa kapal yang disiapkan untuk mengangkut penumpang di antaranya adalah KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Dobonsolo, serta KM Sinabung.

Kelima kapal tersebut disiapkan untuk melayani berbagai rute yang berangkat dari Balikpapan menuju sejumlah kota tujuan utama di Indonesia.

Ridwan menjelaskan bahwa pada kondisi normal, PELNI Balikpapan hanya mengoperasikan tiga kapal yang secara rutin melayani rute dari kota tersebut. Namun pada musim mudik tahun ini, jumlah kapal ditingkatkan menjadi lima unit guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Tahun ini secara reguler ada tiga kapal, namun karena melihat okupansi penumpang sangat tinggi, kami menambah dua kapal ekstra. Jadi dari sebelumnya tiga kapal yang beroperasi di Balikpapan menjadi lima kapal,” jelasnya di Balikpapan, Sabtu 14 Maret 2026, dikutip dari situs resmi Pemprov Kaltim, kaltimprov.go.id.

Langkah penambahan armada ini diharapkan mampu mengurangi potensi kepadatan penumpang sekaligus memberikan pilihan jadwal perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat.

Selain menambah jumlah kapal, PELNI juga melakukan penyesuaian terhadap frekuensi pelayaran pada rute-rute favorit masyarakat. Salah satu jalur yang diprediksi mengalami lonjakan paling signifikan adalah rute Balikpapan menuju Surabaya.

Rute ini memang dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di kawasan timur Indonesia. Banyak pemudik yang memilih jalur tersebut karena Surabaya menjadi kota transit penting menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Ridwan mengungkapkan bahwa pada kondisi normal, kunjungan kapal di rute Balikpapan–Surabaya biasanya hanya berkisar satu hingga dua kali dalam sebulan. Namun selama periode mudik Lebaran 2026, frekuensinya ditingkatkan secara signifikan.

“Untuk rute Balikpapan–Surabaya biasanya hanya satu sampai dua kali kunjungan kapal setiap bulan. Pada masa mudik tahun ini, kami tingkatkan menjadi tujuh kali kunjungan,” ujarnya.

Penambahan frekuensi ini diharapkan mampu menampung lonjakan penumpang yang ingin melakukan perjalanan menuju Jawa melalui jalur laut. Berdasarkan proyeksi, kata dia, jumlah penumpang kapal PELNI selama musim mudik Lebaran 2026 diperkirakan meningkat sekitar 5 hingga 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (*)

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x