src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Memprihatinkan, Tangga Arung Square Sepi Transaksi Jual-Beli

Memprihatinkan, Tangga Arung Square Sepi Transaksi Jual-Beli

1 minutes reading
Friday, 1 May 2026 13:37 0 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Diresmikan pada Januari 2026 lalu, pasar semimodern Tangga Arung Square (TAS) harus mengalami kenyataan pahit. Kondisinya terkini sepi pembeli. Penjual pun enggan menggantang asa di bekas pasar legendaris Kota Raja tersebut.

Plt. Kadisperindag Kukar, Sayid Fathullah berbicara panjang terkait persoalan tersebut. “Penyebabnya, ada faktor internal dan eksternal,” sebutnya, Kamis 30 April 2026.

Di internal pedagang, masih banyak pemilik toko yang belum membuka usaha sama sekali, atau kadang-kadang saja. Dari 703 petak, toko yang belum buka sekitar 30-40 persen.

Sayid mendapatkan laporan bahwa pedagang mulai kehabisan modal berjualan. “Kami akan berkoordinasi dengan Bankaltimtara agar ada keringanan peminjaman kredit permodalan bagi pedagang TAS,” ungkapnya.

Selain itu, penurunan pendapatan para ASN juga mempengaruhi pola belanja pegawai, Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) berpotensi kena pangkas imbas efisiensi secara nasional. “Secara nasional ekonomi sedang alami perlambatan,” jelasnya.

Pihaknya akan melakukan berbagai cara demi meramaikan pasar TAS, seperti apel dinas antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab dijadwalkan sepekan sekali. “Jadi selesai apel bisa berbelanja kuliner. Mudah-mudahan langkah yang akan kami lakukan, bisa meramaikan perbelanjaan di TAS,” tutupnya.

Seorang pedagang di TAS, Riski mengakui kondisi sepi pembeli. Dia berdagangan makanan ringan. “Iya sudah sepi pembeli, penurunan pendapatan bisa separuh jika dibandingkan saat baru diresmikan TAS,” keluhnya.(Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x