src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 'Wartawan Legend Bedapatan 4' Sukses Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi dan Mengenang 127 Jurnalis Kaltim

‘Wartawan Legend Bedapatan 4’ Sukses Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi dan Mengenang 127 Jurnalis Kaltim

waktu baca 2 menit
Minggu, 14 Jun 2026 21:10 26 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kegiatan Wartawan Legend 4 yang mempertemukan jurnalis senior dan generasi muda di Kalimantan Timur berlangsung sukses di Hotel Claro Pandurata, Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu 13 Juni 2026. Beragam agenda digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari konvensi media siber hingga malam ramah tamah yang diikuti insan pers dari berbagai daerah di Kaltim.

Ketua Panitia Wartawan Legend 4, Charles Siahaan atau yang akrab disapa Ucok, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwartawan lintas generasi sekaligus ruang berbagi pengalaman di tengah perkembangan industri media yang terus berubah.

“Hari ini kita berkumpul, antara wartawan muda dan legend di Kaltim, saling silaturahmi satu dengan yang lainnya,” ujarnya.

Ucok menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan para pihak yang mendukung terselenggaranya Wartawan Legend 4. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik berkat gotong royong para insan pers dan dukungan berbagai pihak, tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah.

Selain menjadi ajang temu kangen, Wartawan Legend 4 juga diisi dengan kegiatan mengenang jasa para jurnalis yang telah berpulang.

“Acara ini juga mengenang dan haul meninggalnya 127 wartawan yang sudah mengabdi di Kaltim selama ini,” ungkapnya.

Sejumlah tokoh Kalimantan Timur turut hadir dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Faisal menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Wartawan Legend 4 yang dinilainya memiliki nilai penting bagi perjalanan dunia pers di Benua Etam.

Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki peran besar dalam membangun harmonisasi sosial antara pemerintah dan masyarakat.

“Junjung etika jurnalistik, pers juga bertanggung jawab edukasi masyarakat. Perjalanan besar Kaltim sampai saat ini berkat pers,” kata Faisal.

Ia menegaskan media merupakan jembatan komunikasi yang menghubungkan kepentingan masyarakat dengan pemerintah. Karena itu, pers dan pemerintah seharusnya saling mendukung dalam menciptakan ruang informasi yang sehat dan berdasarkan fakta.

“Pers bukan lawan pemerintah tapi mitra kerja, sajikan data sesuai fakta, jangan serba hoaks, ciptakan iklim pers yang sehat. Wartawan sebagai pihak yang memajukan Kaltim,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Faisal juga menyinggung capaian Indeks Kemerdekaan Pers di Kalimantan Timur. Ia menyebut pada 2025 posisi Kaltim mengalami penurunan satu tingkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun 2025 indeks kemerdekaan pers turun satu tingkat menjadi juara dua, sedangkan tahun sebelumnya meraih peringkat satu. Ini menjadi evaluasi bersama antara kami dan teman-teman wartawan,” katanya.

Melalui Wartawan Legend 4, insan pers Kalimantan Timur diharapkan semakin solid dalam menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang, sekaligus menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik demi menghadirkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat. (Andri)

LAINNYA
x