src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Baharuddin.(Sumber : Andri/Headlinekaltim)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Disdikbud Kukar beri perhatian kepada calon guru penggerak, dengan menggelar kegiatan pembekalan pendaftar calon Guru Penggerak dan calon pengajar praktik bagi SMP.
Kegiatan berlangsung, pada 21 s/d 23 November 2024, di hotel Grand Fatma Tenggarong, yang diikuti sebanyak 189 guru SMP yang tersebar di 20 kecamatan.
Ketua panitia penyelenggara kegiatan, Baharuddin, mengatakan tujuan dari kegiatan itu adalah untuk pembekalan guru sebelum mengikuti ujian guru penggerak.
Menurutnya hal ini perlu dilakukan untuk menunjang kebutuhan guru penggerak di Kukar. Terlebih kebutuhan terhadap kepala sekolah, yang dinilai masih sangat kurang, masih ada kepala sekolah yang merangkap di dua sekolah.
“Agar peserta punya gambaran kesiapan, ketika tes guru penggerak nanti,” ucap Baharudin, yang juga jabat analis mutu pendidikan SMP Disdikbud Kukar.
Baharuddin mengklaim, Kukar masih kekurangan guru penggerak, sedangkan syarat menjadi kepala sekolah harus memiliki sertifikat guru penggerak. Dirinya berharap kepada peserta yang ikut pembekalan.
“Nantinya bisa lolos pada saat ujian guru penggerak dan kedepannya bisa menjadi kepala sekolah,” jelasnya.
Dirinya mengakhiri, nanti semua kekurangan kepala sekolah bisa tertutupi oleh teman-teman calon guru enggerak ini nanti, yang telah mengikuti pembekalan.
Syarat menjadi Kepala sekolah, harus sudah lulus pelatihan guru penggerak. Pelatihan yang awalnya berlangsung sembilan bulan, disingkatkan menjadi enam bulan, namun tidak mengurangi kualitas materi dan bobot pelatihan.
Pendidikan guru penggerak diharapkan menghasilkan profil guru penggerak, yakni guru yang memiliki kemampuan, untuk merencanakan, melaksanakan, menilai dan merefleksikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, saat ini dan di masa depan dengan berbasis data.(ADV39/Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim