src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Dialog Olahraga Kaltim Jadi Momentum Satukan Gagasan Wujudkan Kaltim Juara
HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Dialog Olahraga Kaltim menjadi fokus utama dalam forum strategis yang digelar di Samarinda. Kegiatan ini menjadi wadah menyatukan pemikiran dan komitmen para pemangku kepentingan olahraga guna merumuskan arah pembangunan olahraga prestasi di Kalimantan Timur.
Dilansir dari Kaltimprov.go.id, Dialog Olahraga Kaltim bertajuk “Bersatu Berprestasi Untuk Kaltim Juara” resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rasman Rading, di Kolam Ulin Arya, Jalan PM Noor, Sempaja Selatan, Samarinda, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim bersama Lembaga Kajian Olahraga (LeKOP) Kaltim itu menghadirkan pengurus KONI, akademisi, cabang olahraga, pemerhati olahraga, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Forum tersebut digelar untuk menyusun arah pembangunan olahraga prestasi Kalimantan Timur sekaligus menjadi bagian dari persiapan kepengurusan KONI Kaltim periode 2026–2030.
Dalam sambutannya, Rasman Rading menyampaikan bahwa dialog olahraga memiliki peran penting dalam menyatukan visi dan strategi seluruh insan olahraga demi meningkatkan prestasi daerah.
Menurutnya, pembangunan olahraga tidak bisa dilakukan secara terpisah, melainkan harus melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi olahraga, akademisi, dunia usaha hingga masyarakat.
“Melalui forum ini kita ingin menghimpun berbagai pemikiran, masukan, dan strategi yang konstruktif untuk memperkuat fondasi olahraga prestasi di Kalimantan Timur. Semangatnya adalah bersatu, berkolaborasi, dan berprestasi demi mewujudkan Kaltim Juara,” ujar Rasman.
Ia menilai Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Namun, potensi tersebut harus ditunjang sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Rasman menegaskan pentingnya memiliki peta jalan yang jelas dalam pembangunan olahraga prestasi, mulai dari pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, pemanfaatan sport science, hingga penguatan tata kelola organisasi olahraga.
“Kita harus memiliki peta jalan yang jelas dalam pembinaan olahraga prestasi. Mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, pemanfaatan sport science, hingga penguatan manajemen organisasi olahraga. Semua harus berjalan dalam satu kesatuan tujuan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, hadir sebagai narasumber. Mantan Plt Kadispora Kaltim tersebut memaparkan sejumlah gagasan terkait transformasi olahraga prestasi yang lebih modern dan berbasis data.
Faisal menjelaskan bahwa pengelolaan olahraga saat ini tidak hanya berfokus pada pembinaan atlet, tetapi juga memerlukan dukungan sistem organisasi yang profesional, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengelolaan data atlet yang terintegrasi.
“Pengelolaan olahraga modern tidak lagi hanya bertumpu pada pembinaan atlet semata, tetapi juga membutuhkan dukungan tata kelola organisasi yang profesional, pemanfaatan teknologi informasi, sistem data atlet yang terintegrasi, hingga penguatan kolaborasi antara pemerintah,” jelas Faisal.
Ia berharap berbagai masukan yang muncul dalam forum tersebut dapat menjadi referensi penting bagi kepengurusan KONI Kaltim periode 2026–2030 sekaligus mendukung penyusunan cetak biru transformasi olahraga prestasi di Kalimantan Timur.
Dialog yang berlangsung interaktif itu menghasilkan sejumlah rekomendasi dan gagasan strategis yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembinaan olahraga prestasi ke depan.
Melalui tema “Bersatu Berprestasi Untuk Kaltim Juara”, seluruh pihak yang terlibat diharapkan mampu memperkuat kolaborasi demi menciptakan prestasi olahraga yang membanggakan dan meningkatkan daya saing Kalimantan Timur di tingkat nasional maupun internasional.