src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Tim SAR saat mencari korban. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA -Kolam eks tambang lagi-lagi makan nyawa manusia. Krisna Andre Saputra (15), warga Jalan Pangeran Diponegoro RT 47, Kelurahan Bukuan, Palaran ini meninggal dunia usai berenang di kolam eks tambang batu bara di Jalan Meranti, Kelurahan Handil Bakti, Palaran pada Sabtu 12 Agustus 2023.
Jasadnya ditemukan Tim SAR gabungan tenggelam di dasar kolam. Tim SAR pun harus melakukan penyelaman hingga kedalaman lima meter.
“Korban atas nama Krisna Andre Saputra ditemukan di titik lokasi kejadian dengan cara penyelaman di kedalaman lima meter, ” kata Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Effendi.
Selanjutnya, kata dia, Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban untuk kemudian mengantar jasad korban ke rumah duka.
Informasi yang dihimpun dari Basarnas Kaltim, korban bersama teman-temannya berenang di kolam eks tambang pada Sabtu pagi. Saat sedang berenang itulah, tiba-tiba beberapa menit kemudian korban meminta bantuan teman-temannya.
Melihat Krisna minta tolong, teman-temannya kaget dan bermaksud akan menolong remaja malang tersebut. Tetapi belum sempat hal itu dilakukan, tubuh korban keburu tenggelam. (Ningsih).