src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Petugas BPBD memadamkan kebakaran lahan. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kota Samarinda berpotensi mengalami kebakaran lahan maupun hutan selama memasuki musim kemarau saat ini.
Seperti yang terjadi pada Sabtu 5 Agustus 2023. Lahan seluas 8.000 meter persegi yang ada di kawasan Jalan Telkom RT 20, Kecamatan Sambutan terbakar.
Informasi yang diterima dari BPBD Kota Samarinda, penyebab kebakaran lahan tersebut dikarenakan pemilik lahan membersihkan lahannya untuk dialihfungsikan sebagai kebun.
Lahan yang banyak ditumbuhi semak belukar dan rumput dibersihkan oleh pemilik lahan, kemudian dikumpulkan di area lahan tersebut hingga kering, selanjutnya dibakar.
Namun, saat itu angin bertiup kencang menyebabkan api menjalar dan terus membesar.
BPBD Kota Samarinda bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda dan relawan yang menerima informasi kebakaran lahan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian dan segera melakukan pemadaman api sebelum meluas ke pemukiman warga.
“Proses pemadaman berlangsung selama dua jam, sedangkan luas lahan yang terbakar sekitar 8.000 meter persegi, ” kata Kepala BPBD Samarinda, Suwarso.
Sebelumnya, kebakaran lahan juga terjadi di Jalan Adi Sucipto RT 01, Kelurahan Rawa Makmur, Palaran tadi malam.
Dimana, lahan kapling dengan kondisi semi gambut seluas 2.000 meter persegi terbakar.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Karena saat ini musim kemarau, potensi kebakaran lahan dan hutan bisa terjadi. Kepada masyarakat jangan membuka lahan dengan membakar untuk menghindari terjadinya kebakaran lahan, ” pesannya.(Ningsih)