src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah. (Foto: Riska/headlinekaltim.co)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Berau dipastikan berjalan lancar. Selama pelaksanaan MPLS, seluruh peserta didik baru telah terakomodasi di sekolah masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, menyampaikan bahwa pihaknya juga telah meninjau langsung kegiatan MPLS di SD Negeri 001 dan SMP Negeri 2 Pulau Derawan pada Senin, 13 Juli 2026 lalu.
Menurutnya, Dinas Pendidikan belum menerima laporan terkait kendala penerimaan siswa baru maupun persoalan pembagian rombongan belajar. “Alhamdulillah sampai saat ini aman. Semua siswa sudah terakomodasi, tidak ada yang tidak tertampung. Kami juga belum menerima laporan dari sekolah terkait persoalan yang berarti,” ujarnya saat di temui di Kantor Dinas Pendidikan Berau pada Rabu, 15 Juli 2026.
Ia mengatakan, meski sempat muncul informasi mengenai dugaan persoalan jalur domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), hingga kini tidak ada laporan resmi yang masuk ke Dinas Pendidikan Berau.
“Kalau memang ada persoalan tentu akan kami tindak lanjuti. Tetapi sejauh ini belum ada laporan dari sekolah, sehingga proses penerimaan murid baru tahun ini bisa dikatakan berjalan baik,” ucapnya.
Mardiatul juga menyebut sebagian peserta didik baru masih mengenakan seragam sekolah lama pada hari pertama masuk sekolah. Kondisi tersebut merupakan hal yang wajar karena mereka masih menunggu penyaluran program seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Berau.
“Ada yang masih memakai seragam SD, bahkan ada yang masih memakai seragam TK. Itu tidak masalah karena mereka sedang menunggu seragam gratis dari pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia mengatakan, saat kunjungannya ke Pulau Derawan, dirinya turut memberikan motivasi kepada peserta didik agar mengikuti MPLS dengan disiplin, penuh semangat, dan bertanggung jawab.
Mardiatul mengingatkan bahwa masa pengenalan sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal membentuk karakter, kemandirian, dan budaya belajar yang positif.
“Dinas Pendidikan Berau memastikan seluruh rangkaian MPLS berlangsung edukatif, ramah anak, serta menjadi awal yang baik bagi peserta didik baru dalam memasuki lingkungan sekolah,” pungkasnya. (Riska)