src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Taman Kota Raja Ditinggalkan Pengunjung, Akbar Haka Prihatin

Taman Kota Raja Ditinggalkan Pengunjung, Akbar Haka Prihatin

waktu baca 1 menit
Selasa, 2 Jun 2026 13:06 3 huldi amal

‎HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Pernah berjaya sebagai taman hiburan masyarakat yang ramai pengunjung, kini Taman Kota Raja (TKR)  kehilangan pamor. Tidak lagi seperti yang dulu. Terebih lagi sejak diresmikannya Taman Tanjong Tenggarong, tahun lalu. Warga dan pelancong lebih memilih ke lokasi baru ini.

‎Anggota DPRD Kukar Dapil Tenggarong, Akbar Haka merasa prihatin dengan kondisi tersebut. Dirinya menyarankan perencanaan ulang penataan kawasan TKR. ‎”Memang terlihat sepi pengunjung di TKR, ” ungkap Akbar, Senin 1 Juni 2026.

‎Dirinya menyarankan kepada Dinas Pariwisata untuk mencoba bersinergi dengan pihak ketiga terkait pengelolaan TKR. Jika dikelola secara profesional, diharapkan menjadi pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

‎”Bisa dipetakan mana objek wisata yang bisa mendongkrak PAD, nanti bisa di-support melalui kolaborasi,” jelasnya.

kbar mengakui, saat ini, memang taman Tanjong lebih banyak dikunjungi wisatawan lokal dan warga kota lain.  Selain lokasinya strategis, Taman Tanjong meriah dengan suasana lampu lebih terang. Ini menyedot banyak pelaku UMKM untuk berjualan makanan dan minuman.

Lokasinya juga bergabung dengan Taman Titik Nol di depan Museum Mulawarman yang sering dipakai pertunjukan seni dan kebudayaan.

‎Suasana semakin ramai ketika akhir pekan dengan dibukanya jalur Simpang Odah Etam (SOE) jalan Kartanegara menuju Taman Titik Nol dan Taman Tanjung meniru konsep seperti kawasan Jalan Malioboro di Jogyakarta. (Andri)

LAINNYA
x