src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Pantai

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres PPU Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Pantai

waktu baca 3 menit
Sabtu, 13 Jun 2026 22:55 13 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 dan sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Jumat 12 Juni 2026, Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama Bhayangkari, pemerintah daerah, dan masyarakat melaksanakan penanaman 1.000 bibit mangrove.

Kegiatan yang diawali apel dan penyerahan simbolis bibit mangrove itu, kemudian seluruh peserta bergerak menuju area penanaman. Dengan menyusuri lumpur dan genangan air laut, para peserta menancapkan satu per satu bibit mangrove yang kelak diharapkan tumbuh menjadi benteng alami bagi kawasan pesisir Penajam Paser Utara.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, menuturkan, penanaman ini bukan sekadar seremonial peringatan Hari Bhayangkara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat sinergi bersama masyarakat untuk melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.

Hari Bhayangkara ke-80 ini, sebutnya, menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial dan pelestarian lingkungan.

“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman mangrove ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan, agar anak cucu kita tetap dapat menikmati lingkungan yang sehat dan pesisir yang terjaga,” ujar Kapolres.

Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain berfungsi sebagai penahan abrasi dan gelombang laut, mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Menanam adalah langkah awal, namun menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab bersama. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal kebaikan sekaligus warisan hijau yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Kegiatan yang melibatkan sekitar 200 peserta tersebut berlangsung penuh antusiasme. Tidak hanya personel Polri, masyarakat sekitar juga tampak bersemangat berpartisipasi dalam aksi penghijauan pesisir tersebut. Kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran kuatnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

Penanaman 1.000 bibit mangrove ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kawasan pesisir Pantai Nipah-Nipah, baik dalam mencegah abrasi, meningkatkan kualitas ekosistem laut, maupun menciptakan kawasan hijau yang dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

Melalui kegiatan ini, Polres PPU kembali menunjukkan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan semangat Polri Presisi, Polres PPU terus berkomitmen hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, sekaligus mitra dalam menjaga kelestarian alam untuk masa depan yang lebih baik.(jar)

LAINNYA
x