src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Gamalis Dampingi Utusan Presiden Seychelles Kunjungi Air Panas Pemapak

Gamalis Dampingi Utusan Presiden Seychelles Kunjungi Air Panas Pemapak

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Jul 2026 21:28 15 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Air Panas Pemapak di Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan, kembali mencuri perhatian. Kali ini, destinasi wisata alam tersebut dikunjungi Utusan Presiden Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis pada Senin 20 Juli 2026. Kunjungan itu bukan sekadar menikmati panorama alam, tetapi juga membuka peluang pengembangan wisata Berau melalui investasi dan penguatan identitas lokal.

Gamalis menegaskan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Berau yang masih menyimpan banyak potensi untuk dikembangkan. Menurutnya, kehadiran investor menjadi faktor penting agar destinasi wisata mampu berkembang lebih cepat dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Potensi investasi di Berau masih sangat terbuka, khususnya di sektor pariwisata. Kami berharap semakin banyak kolaborasi dan investasi untuk mempercepat pengembangan destinasi wisata,” ujar

Ia menilai, pengembangan destinasi wisata tidak hanya akan meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka lapangan kerja, menggerakkan pelaku UMKM, serta memperkuat ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Sementara itu, Nico Barito melihat Air Panas Pemapak memiliki modal besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Namun, ia menekankan bahwa keindahan alam saja tidak cukup untuk bersaing di tengah ketatnya industri pariwisata.

Menurutnya, setiap destinasi harus memiliki narasi yang kuat sehingga mampu meninggalkan kesan mendalam bagi wisatawan. Setiap destinasi harus memiliki cerita. Ketika wisata memiliki narasi yang kuat, wisatawan akan penasaran untuk datang dan bahkan kembali lagi.

“Kearifan lokal yang dimiliki masyarakat di sekitar kawasan ini harus menjadi bagian dari pengalaman wisata,” katanya.

Nico mendorong agar Air Panas Pemapak dikembangkan dengan konsep experience tourism atau wisata berbasis pengalaman. Wisatawan, menurutnya, perlu diajak merasakan kehidupan masyarakat lokal melalui atraksi budaya, kuliner khas, hingga cerita-cerita yang tumbuh di tengah masyarakat.

Selain itu, ia menyarankan adanya penambahan aktivitas wisata yang dapat dinikmati sepanjang tahun sehingga kunjungan tidak hanya bergantung pada musim liburan. Dengan demikian, perputaran ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata juga dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Jika dikelola secara profesional dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, Air Panas Pemapak berpeluang menjadi salah satu ikon wisata unggulan Berau yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” pungkasnya. (Adv51/Riska)

LAINNYA
x