src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Cuci Muka dengan Air Beras, Ini 5 Manfaat Beserta Aturannya

Cuci Muka dengan Air Beras, Ini 5 Manfaat Beserta Aturannya

4 minutes reading
Wednesday, 28 Jan 2026 09:56 100 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Di tengah maraknya produk skincare modern dengan teknologi canggih, kebiasaan cuci muka air beras, perawatan kulit alami, dan skincare tradisional justru kembali mencuri perhatian. Metode yang diwariskan turun-temurun ini dipercaya mampu memberikan manfaat air beras untuk wajah, mulai dari membantu mencerahkan wajah alamihingga menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.

Dilansir dari CNN Indonesia, Tradisi mencuci wajah dengan air beras sudah lama dikenal di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, Jepang, dan Korea. Dahulu, para perempuan menggunakan air cucian beras sebagai ritual kecantikan sehari-hari, jauh sebelum industri kosmetik berkembang pesat seperti sekarang. Kini, tren back to nature membuat kebiasaan lama ini kembali dilirik, terutama oleh mereka yang ingin mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan pada kulit.

Kandungan Air Beras yang Baik untuk Kulit

Secara ilmiah, air cucian beras memang tidak sekadar air biasa. Dokter spesialis kulit dan kelamin, I Gusti Nyoman Darmaputra, menjelaskan bahwa air beras mengandung berbagai senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

“Kandungan-kandungan ini baik untuk regenerasi sel, menjaga skin barrier, mempertahankan kelembapan, hingga membantu mencegah penuaan dini,” kata Darma, dikutip dari detikhealth.

Menurutnya, air beras mengandung inositol, vitamin B, vitamin E, serta antioksidan yang berperan penting dalam proses perbaikan kulit. Inositol dikenal mampu membantu merangsang pertumbuhan sel baru, sementara vitamin B dan E mendukung kesehatan lapisan pelindung kulit agar tetap kuat dan lembap.

Antioksidan di dalam air beras juga memiliki fungsi penting dalam melawan radikal bebas, yang selama ini dikenal sebagai salah satu penyebab utama penuaan dini. Paparan sinar matahari, polusi, hingga stres dapat mempercepat kerusakan sel kulit jika tidak diimbangi dengan perlindungan yang cukup.

Benarkah Air Beras Bisa Mencerahkan Wajah?

Efek mencerahkan wajah sering menjadi alasan utama seseorang mencoba mencuci muka dengan air beras. Hal ini tidak sepenuhnya mitos. Kandungan niasin serta senyawa antioksidan dalam air beras diyakini dapat membantu proses regenerasi sel kulit, sehingga wajah tampak lebih cerah dan segar.

Namun demikian, Darma mengingatkan bahwa kadar zat aktif dalam air cucian beras tidak selalu sama. Faktor jenis beras, cara mencuci, hingga lama penyimpanan dapat memengaruhi kandungan nutrisinya. Karena itu, hasil yang dirasakan setiap orang bisa berbeda-beda.

Lima Manfaat Cuci Muka dengan Air Beras

Seiring meningkatnya minat terhadap perawatan alami, sejumlah manfaat air beras untuk wajah sering dibahas oleh para pemerhati kesehatan kulit. Berikut beberapa manfaat yang kerap dikaitkan dengan kebiasaan ini:

1. Membantu mencerahkan kulit
Tak sedikit produk skincare modern yang menjadikan ekstrak air beras sebagai salah satu bahan aktif. Hal ini menunjukkan potensi air beras dalam membantu membuat kulit tampak lebih cerah, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya secara klinis.

2. Meredakan iritasi ringan
Mengutip berbagai sumber kesehatan, air cucian beras disebut mampu membantu mengembalikan kelembapan kulit yang terganggu akibat paparan bahan kimia seperti sodium lauryl sulfate (SLS). Efek menenangkannya membuat air beras kerap digunakan untuk kulit yang terasa kering atau kemerahan.

3. Mengencangkan kulit wajah
Kandungan asam amino, vitamin, dan mineral di dalam air beras dipercaya dapat membantu menjaga elastisitas kulit. Jika digunakan secara rutin, beberapa orang merasakan pori-pori tampak lebih kecil dan kulit terasa lebih kencang.

4. Pelembap alami
Air beras sering dimanfaatkan sebagai toner alami karena mampu membantu menyeimbangkan pH kulit. Kelebihannya, air beras melembapkan tanpa meninggalkan rasa lengket atau berminyak di wajah.

5. Membantu memperlambat tanda penuaan
Kulit yang terhidrasi dengan baik cenderung lebih tahan terhadap munculnya garis halus dan keriput. Antioksidan dalam air beras dinilai berperan dalam menjaga kulit tetap tampak sehat dan segar lebih lama.

Aturan Aman Menggunakan Air Beras untuk Wajah

Meski berasal dari bahan alami, penggunaan air cucian beras tetap memerlukan perhatian khusus. Kebersihan menjadi faktor utama untuk mencegah risiko iritasi atau infeksi kulit akibat kontaminasi bakteri dan jamur.

Darma menjelaskan bahwa air cucian pertama sebaiknya tidak digunakan.

“Cucian pertama masih mengandung banyak kotoran dari proses pengolahan beras. Cucian kedua biasanya lebih bersih, tapi masih kaya pati dan sejumlah nutrisi,” jelasnya.

Oleh karena itu, banyak orang memilih menggunakan air cucian beras kedua atau ketiga. Air tersebut sebaiknya langsung digunakan atau disimpan dalam wadah tertutup dan bersih di dalam kulkas. Waktu penyimpanan ideal hanya satu hingga dua hari.

Jika air beras mulai berbau asam atau terlihat berbuih, itu menandakan proses fermentasi berlebihan dan sebaiknya tidak lagi digunakan pada wajah.

Tidak Cocok untuk Semua Jenis Kulit

Perlu diingat, tidak semua metode perawatan alami cocok untuk setiap orang. Pemilik kulit sensitif, berjerawat aktif, atau memiliki kondisi kulit tertentu disarankan untuk lebih berhati-hati. Uji coba pada area kecil kulit sebelum penggunaan rutin dapat membantu meminimalkan risiko reaksi yang tidak diinginkan.

Bila muncul rasa perih, gatal, atau kemerahan setelah menggunakan air beras, sebaiknya hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter kulit.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x