src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla, 140 Titik Panas Terpantau di Kalimantan Timur

BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla, 140 Titik Panas Terpantau di Kalimantan Timur

waktu baca 2 menit
Kamis, 31 Jul 2025 11:07 343 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Lonjakan titik panas Kaltim kembali menjadi perhatian serius dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Balikpapan mencatat rata-rata lebih dari 100 titik panas setiap hari, yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pada Selasa (29/7), tercatat 157 titik panas tersebar di enam kabupaten, termasuk Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Sehari berikutnya, Rabu (30/7), jumlahnya masih tinggi, yakni 140 titik panas tersebar di sembilan kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Kepala Stasiun Meteorologi SAMA Sepinggan BMKG Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto mengatakan, BMKG memiliki peran untuk menginformasikan sebaran titik panas berdasarkan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi.

“Dalam hal ini, tugas dan fungsi kami menginformasikan tentang titik panas baik tingkat kepercayaan sedang maupun tinggi. Dari informasi ini, selanjutnya menjadi tugas instansi terkait untuk melakukan pengecekan hingga penanganan di lokasi,”ujar Kukuh Ribudiyanto di Balikpapan, Rabu (30/7), dikutip dari Antaranews.com.

Informasi yang disampaikan BMKG, lanjut Kukuh, turut mencantumkan tingkat kepercayaan berupa angka 7 untuk kategori sedang dan angka 8 untuk kategori tinggi, termasuk titik koordinat untuk mempermudah pelacakan lapangan.

Dari total 140 titik panas Kaltim yang terpantau pada Rabu, sebarannya mencakup wilayah berikut:

  • Kabupaten Berau mencatat jumlah tertinggi dengan 60 titik panas yang tersebar di tujuh kecamatan: Biatan (1), Gunung Tabur (6), Kelay (10), Pulau Derawan (16), Sambaliung (6), Segah (16), dan Tabalar (4).
  • Kabupaten Kutai Timur mencatat 40 titik.
  • Kutai Kartanegara mencatat 21 titik.
  • Paser mendeteksi 16 titik panas yang tersebar di Batu Sopang (13), Muara Samu (2), dan Muara Komam (1).
  • Wilayah lainnya termasuk Penajam Paser Utara (1), Kota Balikpapan (1), dan Mahakam Ulu (1).

BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPBD hingga dinas kehutanan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, untuk merespons secara cepat setiap laporan yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi. Biasanya, informasi semacam ini ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung dan membawa perlengkapan pemadaman jika diperlukan.

Artikel Asli baca di antaranews.com

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x