src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Informasi titik panas yang dikeluarkan BMKG Balikpapan, Kaltim, Rabu (30/7/2025). (Antara Kaltim/HO-BMKG Balikpapan)HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Lonjakan titik panas Kaltim kembali menjadi perhatian serius dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Balikpapan mencatat rata-rata lebih dari 100 titik panas setiap hari, yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pada Selasa (29/7), tercatat 157 titik panas tersebar di enam kabupaten, termasuk Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Sehari berikutnya, Rabu (30/7), jumlahnya masih tinggi, yakni 140 titik panas tersebar di sembilan kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Kepala Stasiun Meteorologi SAMA Sepinggan BMKG Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto mengatakan, BMKG memiliki peran untuk menginformasikan sebaran titik panas berdasarkan tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi.
“Dalam hal ini, tugas dan fungsi kami menginformasikan tentang titik panas baik tingkat kepercayaan sedang maupun tinggi. Dari informasi ini, selanjutnya menjadi tugas instansi terkait untuk melakukan pengecekan hingga penanganan di lokasi,”ujar Kukuh Ribudiyanto di Balikpapan, Rabu (30/7), dikutip dari Antaranews.com.
Informasi yang disampaikan BMKG, lanjut Kukuh, turut mencantumkan tingkat kepercayaan berupa angka 7 untuk kategori sedang dan angka 8 untuk kategori tinggi, termasuk titik koordinat untuk mempermudah pelacakan lapangan.
Dari total 140 titik panas Kaltim yang terpantau pada Rabu, sebarannya mencakup wilayah berikut:
BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPBD hingga dinas kehutanan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, untuk merespons secara cepat setiap laporan yang memiliki tingkat kepercayaan tinggi. Biasanya, informasi semacam ini ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung dan membawa perlengkapan pemadaman jika diperlukan.
Artikel Asli baca di antaranews.com
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya