src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ketika Dunia Kerja Tak Lagi Berpihak terhadap Lansia

Ketika Dunia Kerja Tak Lagi Berpihak terhadap Lansia

waktu baca 2 menit
Kamis, 16 Jul 2026 19:56 20 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Selasa, 14 Juli 2026 menjadi hari yang menegangkan bagi Taufik. Pria asal Kecamatan Loa Kulu yang sudah berusia 57 tahun itu berkemas-kemas. Sejak pagi. Harap-harap cemas. Mengancingkan kemeja putih, mematut diri di depan cermin, memastikan tampak rapi. Dia lalu bergegas menuju Job Fair Kukar 2026. Bermaksud melamar kerja sebagai driver atau supir. “Keahlian saya memang supir,” sebut Taufik saat ditemui.

Pengalaman kerjanya memang tidak bisa diragukan. Pria yang tinggal sendirian sejak istrinya wafat tiga tahun yang lalu sudah beberapa kali bekerja sebagai sopir di perusahaan batu bara.  Hampir delapan tahun belakangan dirinya tidak lagi dalam ikatan kerja. “Lebih banyak bekerja serabutan,” ungkapnya.

Taufik mengaku kesulitan mencari pekerjaan formal. Faktor usia menjadi penghalang. Sudah berulang kali dia mencoba melamar. “Kayaknya, memang dunia kerja tak berpihak kepada lansia seperti saya,” keluhnya.

Meski sudah berumur, Taufik mengaku masih sanggup bekerja secara shift, baik pagi, siang hingga malam. Dirinya bersikukuh ingin bekerja dengan alasan prinsip dasariah sebagai manusia. “Selama kita masih mau makan, maka wajib bekerja, tidak hidup tanpa bekerja apalagi bermalas-malasan,” jelasnya.

Dirinya berharap ada kebijakan khusus dari perusahaan, yang mau menerima dirinya sebagai karyawan, sebagai program pemberdayaan keahlian, sebagaimana yang diberlakukan negara maju. “Di negara maju, asalkan masih produktif dan semangat bekerja, pasti diterima dan diberdayakan,” harapnya.

Menanggapi persoalan Taufik, Plt. Kadisnakertrans Kukar, Dendy Irwan Fahriza menyerahkan sepenuhnya urusan perekrutan tenaga kerja ke perusahaan. Mereka punya kebijakan dan aturan sendiri. “Normatifnya usia kerja umur 16-65 tahun, sedangkan umur 50-55 tahun biasanya produktivitas menurun. Namun, perusahaan bisa saja merekrut dengan pertimbangan pengalaman kerja,” terangnya.(Andri)

LAINNYA
x