src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Buka Akses Wisata Lebih Luas, Bandara Maratua Diusulkan Terhubung dengan Samarinda

Buka Akses Wisata Lebih Luas, Bandara Maratua Diusulkan Terhubung dengan Samarinda

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Agu 2026 19:39 17 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Akses menuju salah satu destinasi wisata unggulan Berau, Kepulauan Maratua, terus didorong agar semakin terbuka. Salah satu skema yang tengah diupayakan adalah menjadikan Bandara Maratua sebagai titik singgah dalam rute penerbangan Berau–Samarinda.

Kepala Kantor BLU Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau Berau, Patah Atabri, mengatakan pihaknya tengah melakukan negosiasi dengan Wings Air agar rute Berau–Samarinda dapat diubah menjadi Berau–Maratua–Samarinda.

Dengan skema tersebut, akses menuju Maratua tidak hanya mengandalkan penumpang dari Berau. Wisatawan dari Samarinda juga berpeluang langsung terhubung ke Maratua melalui penerbangan yang sama. “Jadi akses untuk ke Bandara Maratua bisa dari Berau dan bisa dari Samarinda. Ini masih proses lobi-lobi, memohon kepada maskapai untuk perubahan rute ini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, usulan tersebut memanfaatkan rute Berau–Samarinda yang selama ini memiliki penerbangan setiap hari. Jika perubahan rute disetujui, Bandara Maratua berpeluang mendapatkan konektivitas harian tanpa harus membuka penerbangan khusus baru.

Menurutnya, pola tersebut juga diharapkan dapat menjawab persoalan okupansi yang sebelumnya menjadi salah satu kendala penerbangan menuju Maratua. Dengan menggabungkan penumpang dari dua kota, tingkat keterisian pesawat diharapkan lebih terjaga. “Kalau rute Berau–Samarinda kan setiap hari, berarti kalau ada penumpang bisa ke Maratua setiap hari juga,” ujarnya.

Namun, Patah menegaskan perubahan rute masih menunggu persetujuan maskapai. Termasuk mengenai harga tiket yang nantinya akan diberlakukan. Tarif penerbangan Berau–Maratua sebelumnya menjadi salah satu persoalan karena dinilai cukup tinggi sehingga memengaruhi minat penumpang.

Apabila rute baru disetujui, maskapai akan kembali melakukan kajian tarif. Hingga saat ini belum ada angka yang dapat dipastikan. “Yang penting perubahan rute disetujui, baru penyesuaian harga tiketnya. Rate harganya belum tahu, nanti dikaji juga,” jelasnya.

Patah berharap langkah tersebut dapat membuat Bandara Maratua kembali aktif dan sekaligus memperkuat konektivitas pariwisata Berau. “Tujuannya Bandara Maratua segera hidup kembali. Jadi Berau semakin terbuka wisatanya, akses ke Maratua bisa dari Berau dan bisa dari Samarinda,” pungkasnya. (Riska)

LAINNYA
x