src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Siswa berprestasi SMAN 3 Tenggarong, yang raih medali di ajang IMSEO 2026 di Jogjakarta.(Sumber : Istimewa/SMAN 3 Tgr)
HEADLINEALTIM.CO, TENGGARONG – Siswa SMAN 3 Tenggarong meraih prestasi membanggakan dengan membawa pulang medali perak dan perunggu dari ajang tingkat nasional Indonesia Mathematics Science English Olympiad (IMSEO) 2026. Olimpiade itu berlangsung di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada akhir September 2026.
Empat siswa mengikuti IMSEO. Dua siswa meraih medali perak mata pelajaran matematika, satu siswa meraih medali perunggu mata pelajaran bahasa Inggris, dan satu siswa lainnya meraih medali perunggu mata pelajaran sains.
“Semua siswa sudah menang di tingkat kabupaten dan provinsi,” kata Kepala SMAN 3 Tenggarong, Aris Setiawan, Selasa (6/10/2026).
Sebenarnya peminat IMSEO cukup banyak. Sebanyak 18 siswa mengikuti seleksi tingkat kabupaten, 16 siswa lolos ke tingkat kabupaten dan provinsi, lalu 11 siswa lolos seleksi tingkat nasional. Namun, hanya enam siswa yang akhirnya berangkat.
“Empat siswa berhasil meraih medali, sedangkan dua siswa lainnya belum meraih medali,” ujarnya.
Keberangkatan peserta IMSEO ke Yogyakarta dilakukan secara mandiri dan didampingi orang tua. Prestasi tingkat nasional ini menunjukkan bahwa sekolah di Kutai Kartanegara (Kukar) mampu bersaing dengan sekolah di Pulau Jawa.
“Meski kami dari sekolah negeri di Kukar, pesaing kami adalah sekolah swasta dari Yogyakarta dan Jakarta di level nasional,” ungkapnya.
Menurut Aris, masih ada stigma di masyarakat bahwa sekolah di kabupaten jarang menonjol prestasinya, sedangkan siswa di perkotaan seperti Samarinda dan Balikpapan dianggap lebih unggul. Padahal, kecerdasan anak sama saja. Yang menentukan adalah pendampingan dari pihak sekolah.
“Sebelum berangkat mengikuti IMSEO, siswa kami beri pelatihan penguatan materi,” jelasnya.
Capaian ini menunjukkan bahwa sekolah unggulan ketarunaan tingkat Kaltim tersebut unggul di bidang akademik dan nonakademik pada skala nasional. Pembekalan akan terus dilakukan agar siswa dapat mengikuti kompetisi nasional lainnya di kemudian hari.
“Siswa kami juga ada yang lolos sebagai petugas Paskibra Merah Putih nasional 2026. Ini prestasi yang membanggakan. Semuanya telah mengharumkan nama sekolah,” tegasnya. (Andri)