src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Perayaan HUT TNI ke-76 di Makodim Kukar. (Andri/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Suasana meriah nampak di Markas Kodim 0906/Kukar pada Selasa 5 Oktober 2021. Kodim merayakan HUT TNI yang ke-76 dengan menggelar syukuran. Hadir Bupati Kukar Edi Damansyah, Sultan Kutai Ing Martadipura, dan unsur Forkopimda Kukar lainnya. Rangkaian HUT TNI kali ini bertema “Bersatu Berjuang, Kita pasti menang,”
Dandim Kukar Letkol Inf Charles Alling menyebut tema nasional tersebut juga berkaitan dengan perjuangan bangsa dalam menghadapi COVID-19. “TNI telah hadir selama 76 tahun di Indonesia, sebagai introspeksi peran dan fungsi kami secara khusus, kami harus terus berbuat terbaik untuk masyarakat Indonesia,” ucap Alling.
Alling menyadari, masih banyak ditemukan kekurangan dalam sejumlah program Kodim. Namun, personel terus memotivasi diri untuk berbuat untuk kepentingan masyarakat. Pada masa pandemi ini, Kodim juga menjadi salah satu ujung tombak Satgas COVID-19.
Ia pun mengaku bersyukur karena kerja keras selama ini membuahkan hasil dan kemajuan dalam penanganan COVID-19 di Kukar. “Kerja bersama antara Pemkab Kukar dan Forkopimda berjalan baik, daerah kita sudah masuk PPKM level 2, ini harus kita syukuri, ” tegasnya.
Pada HUT TNI ke-76 , Kodim mendapatkan hadiah berupa hasil panen sayur mayur dari masyarakat Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang. Sinergitas antara Kodim Kukar dengan Pemdes Tanjung Batu, telah menggarap lahan tidur untuk pertanian.
Dari total lahan tidur seluas 460 hektare, sebanyak 80 hektare sudah terkelola dengan baik danproduktif dengan menerapkan metode integrated farming system. Di mana, terdapat 4 komponen yang sudah dikembangkan mulai dari pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan. Untuk varian holtikura saja sudah ada 3 jenis yaitu tomat, mentimun, lombok. “Hasil panen hari ini, sudah tembus 2 kwintal,” terangnya.
Di hari jadi TNI, Dandim berpesan kepada jajarannya jangan sampai menyakiti hati dan pikiran rakyat. “Kita harus menyelami apa yang menjadi pokok-pokok masalah rakyat, supaya kita bisa diterima dan menjadi kekuatan yang tidak terpisahkan, antara tentara dan rakyat,” tukasnya.
Penulis: Andri
Editor: MH Amal