src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kades Loa Kulu Kota, Muhammad Rizali.(Sumber : Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Masyarakat Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu sangat terbantu adanya program pengelolaan sampah yang dilakukan pemerintah desa (Pemdes).
“Program pengelolaan sampah sudah berjalan dengan baik, dan direspon baik sama masyarakat,” ucap Kades Loa Kulu Kota, Muhammad Rizali, Kamis 21 November 2024.
Rizali menjelaskan, program tersebut mewajibkan per rumah atau kepala keluarga (KK) membayar Rp 35.000,- per bulannya untuk retribusi kebersihan. Sampah akan diambil petugas kebersihan pada pukul 22.00 Wita di depan rumah warga.
“Jadi petugas kebersihan sambil mengambil sampah, dia memantau kondisi keamanan lingkungan rumah warga,” ucapnya.
Selain itu, dampak pengurangan pengangguran dari pengelolaan sampah. Petugas pengambil sampah ada dua orang per motor. Dengan tiga unit motor yang beroperasi, berarti ada enam orang petugas yang bekerja. “Sebelumnya, mereka tidak miliki pekerjaan,” jelasnya.
Pendapatan asli desa yang diterima BUMDes dari usaha pengelolaan sampah sekitar Rp 38 juta lebih per tahun dan menjadi keuntungan bersih. Sudah dipotong pembayaran honor petugas pengangkut sampah.
“Sampah yang diangkut petugas akan dibuang di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di lahan eks kayu mas Loa Kulu,” terangnya.(ADV29/Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim