src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pertemuan Bawaslu dengan Diskominfo Kukar.(Sumber : Andri)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kutai Kartanegara (Kukar) mengimbau partai politik (parpol) agar ekstra hati-hati memverifikasi data pengurusnya menjelang Pemilu 2029. Pasalnya, pada pemilu sebelumnya masih ditemukan pengurus parpol yang berstatus ganda.
“Masalah yang sering terjadi di pemilu sebelumnya, kami menemukan pengurus di parpol A juga menjadi pengurus di parpol B. Ini tidak boleh terjadi lagi,” ujar Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo, saat silaturahmi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar, Kamis (8/10/2026).
Selain data pengurus, kesalahan data lokasi kantor partai juga perlu diperhatikan. Menurut Teguh, pihaknya sebelumnya menemukan kantor partai yang tercatat berlokasi di Jalan Udang, Tenggarong, tetapi ternyata sudah pindah ke jalan lain.
“Kalau pindah kantor, sampaikan ke kami supaya verifikasinya jelas,” jelasnya.
Ke depan, Bawaslu akan bekerja sama dengan Diskominfo Kukar untuk menjalankan sejumlah program, antara lain mewujudkan pengawasan pemilu yang partisipatif. Hal itu dapat dilakukan melalui media resmi milik Diskominfo, seperti Radio Pemerintah Kabupaten (RPK) dan situs web resmi Diskominfo.
“Bisa juga sosialisasi melalui media kerja sama Diskominfo,” jelasnya.
Teguh menambahkan, pembelajaran pengelolaan informasi juga akan melibatkan Diskominfo, misalnya pembuatan konten video hingga penulisan berita. Menurutnya, Diskominfo kemungkinan memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidang tersebut.
“Yang paling penting juga, menangkal ujaran kebencian dan informasi hoaks. Ini menjadi tantangan agar kami bisa meluruskan informasi tersebut bersama Diskominfo,” jelasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, menyambut baik keinginan Bawaslu untuk melibatkan dinasnya dalam pengelolaan informasi kepemiluan.
“Nanti akan ada pembicaraan lebih lanjut terkait sisi mana yang akan kami penuhi dalam pengelolaan informasi,” pungkasnya. (Andri)