src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Bahas Potensi Kerawanan Jelang Pemilu 2024, Polda Kaltim Gelar Jumat Curhat

Bahas Potensi Kerawanan Jelang Pemilu 2024, Polda Kaltim Gelar Jumat Curhat

waktu baca 2 menit
Jumat, 19 Mei 2023 17:09 469 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Berbagai persoalan yang rentan terjadi saat pelaksanaan Pemilu maupun potensi kerawanan hingga konflik dibahas dalam kegiatan Jumat Curhat yang digagas oleh Polda Kaltim bersama KPU Kaltim dan Bawaslu Kaltim, di Aula KPU Kaltim, Jumat 19 Mei 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024.

“Satu yang saya garis bawahi, 18 partai yang akan berkontestasi dalam Pemilu, baik Pilkada pusat maupun daerah itu berkomitmen untuk menjadi lebih baik, ” ujar Kapolda Kaltim Irjen Imam Sugianto ditemui usai acara.

Diakuinya, dalam beberapa kali pelaksanaan Pemilu, acap kali terjadi persoalan, seperti money politic dan sebagainya. Untuk itu, dia mengajak seluruh penyelenggara Pemilu, partai politik dan seluruh masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga dan mengantisipasi terjadinya kecurangan.

“Sejarah 5 tahun terakhir yang perlu kita perbaiki, mari sama-sama kita perbaiki, ” serunya.

Dari hasil pertemuan hari ini, lanjut Irjen Pol Imam Sutanto, beberapa hal menjadi catatan pihaknya. Maka itu, Polda Kaltim, lanjut dia, akan kembali menggelar pertemuan serupa untuk mendapatkan masukkan dari berbagai pihak.

“Banyak yang tadi kita inventarisir. Masalah logistik, masalah tahapan-tahapan seperti pemasangan APK (alat peraga kampanye, red), tempat yang tidak boleh digunakan untuk kampanye itu merefleksi kembali . Kita mencoba untuk menertibkan itu semua, ” katanya.

“Alhamdulillah respon dari beberapa ketua tadi untuk minta diselenggarakan ulang menjelang nanti di bulan Oktober, ” sambung Imam Sutanto.

Terkait dengan masalah pengaman jelang Pemilu dan pasca Pemilu 2024 mendatang, dimana dari beberapa kali pelaksanaan Pemilu di Kaltim ada beberapa kejadian yang membuat resah masyarakat, terutama berita hoax, Imam Sutanto memastikan pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir kejadian tersebut dengan aktif berkomunikasi dengan media.

“Ya, untuk berita hoax. Kita mencoba mengumpulkan awak media, kita selenggarakan Jumat seperti ini. Mudah-mudahan kita bisa berkomunikasi menyampaikan pesan moral, karena sosial media kadang-kadang ada informasi yang tidak perlu dipublish. Mari kita gradasi bersama-sama. Sedang untuk strategi pengamanan, dari tahun ke tahun sudah mengalami penyempurnaan, baik dari sisi manajemen, penganggaran, pengawasan dan lain-lain. Termasuk pelibatan personil dari tahun ke tahun pasti mengalami penambahan, ” terangnya.

Pun terkait dengan IKN, pihaknya, lanjut Imam Sutanto sudah sejak jauh hari berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait di IKN, termasuk KPU dan Bawaslu untuk persiapan pelaksanaan Pemilu.

“Yang pasti tahun ini di Kaltim karena ada IKN akan ada TPS khusus dan sedang kita komunikasikan dengan pihak-pihak terkait di IKN. Insyaallah bisa kita cover semua untuk penyelenggaraan Pemilu yang ada, ” pungkasnya.

Penulis : Ningsih

LAINNYA
x